Apakah Al-Qur’an Punya Penjelasan Tentang Sidik Jari? – BeritaPrima.com

Apakah Al-Qur’an Punya Penjelasan Tentang Sidik Jari?

BeritaPrima.com – Setiap manusia memiliki sidik jari yang berbeda-beda. Bahkan saudara kembar pun memiliki pola atau bentuk sidik jari yang berbeda satu sama lainnya.

Bentuk sidik jari atau fingerprint dikelompokan menjadi tiga kategori yakni whorls, loop, dan arch. Semua orang memiliki pola guratan sidik jari berdasarkan ke dalam tiga kelompok tersebut.

Whorl lazimnya berbentuk spiral atau memutar. Pola guratan ini dapat dilihat dengan jelas disebabkan bentuknya yang menonjol dan kontras. Sedangkan arch memiliki bentuk pola agak datar. Arch juga mempunyai bentuk pola garis-garis yang umumnya agak menonjol (bergelombang ke atas).

Sedangkan pola sidik jari yang terakhir, loop, memiliki bentuk yang hampir mirip dengan spiral namun tidak melingkar secara utuh. Website Softpedia menyebutkan, ada bentuk yang secara general hampir mirip antara satu orang dan orang lainnya, namun bentuk rinciannya dapat dipastikan berbeda.

Faktor lingkungan juga turut berpengaruh dalam memberi bentuk pola pada sidik jari seseorang. Faktor lingkungan yang dimaksud antara lain, posisi janin di dalam rahim dan kepadatan cairan ketuban yang mengelilinginya.

Keunikan sidik jari ditemukan sekira abad 19. Sebelum itu, sidik jari dianggap hanya pola biasa yang tidak memiliki makna.

Teknologi atau alat modern saat ini mampu menentukan kepemilikan sidik jari seseorang. Pola yang berbeda-beda pada sidik jari membuat manusia sulit mengamati tanpa bantuan alat.

Pola yang rumit ini menjadi salah satu tanda kebesaran Allah. Allah berfirman dalam Surat Al-Qiyamah ayat 3-4, menyebutkan tulang dan jari manusia, yang kelak akan disusun kembali. Bahkan, pola sidik jari yang rumit pun akan dibentuk kembali secara utuh.

“Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna,” bunyi Surat Al-Qiyamah ayat 3-4. (feb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *