Banyak Pungli, Kadisdik Medan Diperintahkan Lakukan Penyelidikan – BeritaPrima.com

Banyak Pungli, Kadisdik Medan Diperintahkan Lakukan Penyelidikan

BeritaPrima.com, Medan – Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, minta Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan, Marasutan Siregar untuk segera melakukan penyelidikan terkait laporan adanya pungutan liar (pungli) dan kecurangan disejumlah sekolah di Kota Medan, yang telah meresahkan para orang tua maupun wali siswa.

“Saya minta Kadis Pendidikan segera melakukan penyelidikan langsung ke lapangan untuk membuktikan kebenaran laporan tersebut. Jika saudara menemukannya dan laporan itu benar, segera membuat langkah-langkah penertiban dan memperbaikinya. Saya tidak ingin orang tua maupun wali murid resah!” kata Eldin.

Tak hanya itu, Eldin juga minta kepada pihak sekolah yang melakukan kutipan dan kecurangan dana segera menghentikan aksi tersebut. Sebab, pengutipan yang dilakukan itu tidak dibenarkan dan tak ada payung hukumnya. “Saya minta hentikan segera pengutipan itu jika  benar dilakukan!” tegasnya.

Lalu bagaimana dengan oknum sekolah yang nanti terbukti melakukan pengutipan tersebut?  Eldin langsung menyatakan siap mengambil tindakan tegas.

“Saya tunggu hasil laporan dari Kadis Pendidikan. Apabila benar ditemukan ada pihak sekolah yang melakukan kutipan dan kecurangan dana, saya akan tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Terakhir, Eldin mewanti-wanti Kadis Pendidikan Medan Marasutan agar benar-benar menjalankan amanah yang ditugaskan kepadanya untuk meningkatkan derajat pendidikan di Kota Medan, sehingga menghasilkan lulusan yang bermutu, berkualitas dan berkarakter sesuai harapan.

Di samping itu Eldin mengingatkan Kadis Pendidikan Medan Marasutan agar terus melakukan  pengawasan di seluruh institusi pendidikan, sehingga tidak terjadi lagi hal-hal yang dapat mencemaskan dunia pendidikan, termasuk keresahan para orang tua siswa.

Diketahui, kemarahan Eldin tersebut memuncak setelah mendengar laporan adanya kutipan dan kecurangan dana sejumlah sekolah yang ada di Kota Medan.

Adapun laporan yang diterima Eldin, terkait dengan kutipan yang meresahkan orang tua murid, diantaranya uang seragam sekolah, uang bimbingan belajar (les), uang komite, dan uang pentas seni (pensi).

Selain kutipan uang, Eldin juga menerima laporan terkait kecurangan dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2016, seperti adanya uang pendaftaran (insidentil), kutipan membeli map dan fotocopi administrasi, pemaksaan beli seragam dan buku pada saat PPDB, serta adanya penjualan kursi oleh pihak sekolah kepada orang tua siswa.

Bahkan, Eldin juga menerima laporan mengenai adanya penyalahgunaan fungsi komite sekolah yang melanggar pasal 196 Peraturan Pemerintah (PP) No.17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Lalu adanya izin dari komite sekolah untuk penerapan kutipan. (dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *