Begini Modus Dimas Kanjeng Tipu Korbannya – BeritaPrima.com

Begini Modus Dimas Kanjeng Tipu Korbannya

BeritaPrima.com, Surabaya – Pemilik Padepokan Kanjeng Dimas di Probolinggo Jawa Timur, Kanjeng Dimas Taat Pribadi (46) diduga melakukan praktik penggandaan uang di padepokannya.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agus Andrianto mengatakan laporan penipuan oleh Taat Pribadi sudah dilaporkan ke Bareskrim tertanggal 20 Februari 2016 oleh seorang korban bernama Muhammad Ainul Yaqin.

Pengakuan dari korban, Taat Pribadi sudah menipu jaringannya hingga Rp25 miliar. Pasalnya Taat Pribadi memakai modus layaknya multi level marketing (MLM).

“Jadi dia (korban) harus setor uang Rp25 juta kemudian dia mendapatkan satu kotak yang isinya baju kebesaran, cincin yang katanya bisa berubah menjadi emas, lalu ada uang yang jumlahnya bisa lebih banyak lagi asal si korban ikhlas,” kata Agus, Selasa (27/9/2016).

“Ini kan susah membuktikannya. Tapi akhirnya mereka sadar menjadi korban penipuan sehingga melapor,” sambungnya.

Merujuk dari laporan polisi (LP) bernomor LP/176/II/2016/ Bareskrim tersebut, penyidik Bareskrim melakukan penyidikan dengan memeriksa empat saksi.

“Intinya kita itu terhadap Dimas Kanjeng ini, laporannya masalah penipuan sejumlah Rp25 miliar. Lalu kita lakukan penyidikan saat kita melakukan pemeriksaan saksi, saksi kita ini dipanggil beberapa kali enggak pernah datang kita tanya orang di Probolinggo ternyata saksi itu meninggal dunia dan ditemukan di Wonogiri,” terangnya.

Karena saksi kunci, murid dari Taat Pribadi bernama Abdul Ghani, diketahui meninggal dunia maka kasus pembunuhan bergulir di Polda Jawa Timur.

“Untuk menangani masalah itu, khusus masalah penipuannya korbannya sangat banyak. Jadi kita harus hati-hati apalagi pengikutnya ada mantan anggota TNI dan Polri yang sudah pensiun dan direkrut di sana (pedapokan). Itulah yang kemudian terlibat dalam pembunuhan saksi kunci itu,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *