Benarkah Sang Suami Bertemu Peracik Kopi Sehari Sebelum Kematian Mirna? – BeritaPrima.com

Benarkah Sang Suami Bertemu Peracik Kopi Sehari Sebelum Kematian Mirna?

BeritaPrima.com, Jakarta – Fakta baru dibeberkan Jessica Kumala Wongso saat membacakan duplik di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dia mengaku dapat informasi mengejutkan dari seorang penasihat hukum bernama Amir Alfakira.

Menurut dia, informasi itu menyebut sang pengacara melihat suami Wayan Mirna Salihin, Arief Sumarko, memberi sesuatu kepada Barista Kafe Olivier, Rangga.

“Amir Alfakira mengaku pernah melihat Arief memberikan bungkusan kantong plastik hitam pada Rangga di parkiran Sarinah,” kata Jessica di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/10).

Menurut Jessica, Amir melihat Arief dan Rangga pada 5 Januari 2016, atau sehari sebelum Mirna meninggal dunia setelah menyeruput es kopi Vietnam di Kafe Olivier. Peristiwa di Sarinah itu tepatnya terjadi pukul 15.50 WIB.

“Hal ini sesuai dengan fakta persidangan kalau ada salah seorang bernama Rangga di Kafe Olivier yang diduga menerima uang dari Arief sebesar Rp 140 juta,” kata Jessica.

Rangga merupakan peracik es kopi Vietnam yang dipesan Jessica untuk Mirna. Rangga juga sudah diperiksa dan dihadirkan di dalam persidangan oleh jaksa sebagai saksi. (dik)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

3 Komentar

  1. Fitnah Otto melalui Bostam unt sebarkan issue. Emang Arief tahu bhw BESOKNYA Jessica akan ke Olivier ? Yg tentukan tempat ketemuan itu Jessica jam 13.00, bgmn Arief bisa menemui Rangga (Barista Olivier) sehari sebelumnya, Peramal hebat tuh Arief ?

  2. Dgn tidak bermaksud membela atau menuduh siapapun, dalam kasus ini sangat kentara tdk profesionalnya jpu membuat bukti dan fakta yg akurat yg berakibat sangat mudahnya tim pembela mematahkan segala argumen yg ada di sidang..sehingga kesan yg muncul ke permukaan bahwa pembunuh sebenarnya masih berkeliaran diluaran, apalagi ditambah perangai mr.DS yg begitu emosionil hampir tak terkendali dgn segala statemrnnya yg mungkinakan punya pengaruh signifikan jika disampaikan secara baik dan beretika meski sikap itu dpt difahami sbg orang yg terdholimi tersakiti.. Jadi akhirnya rasa kasihannya terbagi pada 3 pihak, yg menuntut dan yg tertuduh akibat bukti dan fakta yg mentah…PR kpd pa polisi temukan tuh pembunuh sebenarnya apalagi ada bukti baru yg tdk boleh juga diabaikan begitu saja..

  3. Saya jg lebih mencurigai suami si Mirna karena ada manfaat khusus buat dirinya yg akan menerima Asuransi jiwa yg jumlahnya cukup banyak,,seandainya Jessica membunuh apa dasarnya,,toh bokapnya jauh lebih kaya dari bokapnya si Mirna dan beberapa sahabatnya,,lagian kenapa sulit betul atau keberatan bokapnya si Mirna utk otopsi lengkap,,WHY???? Ada rencana terselubung,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *