Dalam 2 Bulan, Wanita Ini Dua Kali Melahirkan Anak – BeritaPrima.com

Dalam 2 Bulan, Wanita Ini Dua Kali Melahirkan Anak

BeritaPrima.com, Jakarta – Annisa (25) seorang ibu rumah tangga di Polewali Mandar, Sulawesi Barat melahirkan dua bayi dalam tempo dua bulan dalam keadaan selamat meski hanya dibantu seorang dukun beranak.

Bayi pertamanya, laki-laki, lahir bertepatan dengan Gerhana Matahari total pada 9 Maret 2016.

Kurang dari dua bulan kemudian, Annisa tiba-tiba merasakan sakit perut luar biasa layaknya orang akan melahirkan.

Benar saja, Annisa kembali melahirkan seorang bayi perempuan pada 7 Mei 2016 atau 59 hari setelah kelahiran pertama.

Annisa yang telah bercerai dengan suaminya merasa bangga akan kehadiran dua buah hatinya tersebut. Ia berharap kedua bayi mungil itu kelak bisa membawa berkah dan rezeki untuk keluarganya.

Selama ini Annisa tinggal di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Setelah kelahiran putranya secara normal, Annisa tetap beraktivitas seperti biasa layaknya ibu baru saja bersalin.

“Karena lahir pas Gerhana Matahari total terjadi pada bulan maret lalu, anak laki-laki saya yang lahir pertama diberi nama Dava Putra Gerhana,” kata Annisa, Senin (13/6/2016).

Setelah itu, tidak ada tanda-tanda jika dirinya akan melahirkan dua bayi dalam kurun waktu dua bulan.

Setelah persalinan pertama, perutnya sudah mengecil. Ia pun beraktivitas rutin seperti mencuci, memasak, hingga membantu kakaknya yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

Hingga akhirnya dia merasakan rasa sakit pada perutnya. Rupanya itu tanda-tanda ia melahirkan kembali.

Kini Annisa berjuang keras menghidupi keluarga kecilnya. Suaminya sudah menceraikan enam bulan lalu ketika ia masih mengandung.

“Saya hanya menumpang di rumah kakak disini, saya ikut kakak yang bekerja sebagai nelayan disini,” kata wanita asal Donggala, Sulawesi Tengah, itu.

Meski hidup serba kesusahan, Annisa sangat senang dan bersyukur karena dianugrahi dua anak sekaligus.

Ia akan berjuang sekuat tenaga untuk merawat keduanya hingga kelak kedua anaknya tumbuh normal seperti anak-anak pada umumnya. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *