Dua Perampok Taksi Ditembak Polisi Saat Berusaha Kabur – BeritaPrima.com

Dua Perampok Taksi Ditembak Polisi Saat Berusaha Kabur

BeritaPrima.com, Bangkalan – Dua pelaku perampokan taksi bernomor polisi L 1912 UA terpaksa ditembak anggota Polres Bangkalan, Jawa Timur. Sebab, kedua pelaku berusaha kabur ketika hendak ditangkap.

Muallim (23) dan Affandi (29) warga asal Kecamatan Camplong, Sampang. Kini, tersangka dijebloskan dalam tahanan Mapolres Bangkalan untuk penyidikan lebih lanjut.

Kasus perampokan sendiri berawal ketika korban Mulyanto, sedang tidur dalam taksi di Jalan Kapas Krampung, Surabaya. Lalu kedua pelaku menghampiri korban dan meminta diantarkan untuk menjemput istrinya di Kenjeran.

Namun, karena istrinya tidak ada di lokasi, tersangka meminta korban untuk melanjutkan perjalanan ke Madura. Sesampai di Desa Talaga, Kecamatan Galis, tersangka minta korban supaya menghentikan laju mobilnya.

Kemudian pelaku keluar dengan alasan hendak kencing. Tak lama berselang pelaku kembali dan langsung menjerat leher korban dengan ikat pinggang. Mengetahui hal itu, korban mencoba melawan.

Pelaku tidak berhasil menjerat leher korban dan berkelahi di luar, pertarungan tidak seimbang karena korban sendirian, sedangkan pelaku berdua. Korban akhirnya pingsan usai dipukul di kepala.

Lalu kedua tersangka membawa kabur taksi korban. Setelah itu korban sadar dan meminta bantuan pada warga sekitar untuk mengantarkan melapor pada Polsek Galis atas perampokan yang dialami.

“Mendapat laporan dari korban, kami langsung koordinasi dengan polres Sampang karena tersangka kabur ke arah Timur (Sampang),” kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Ady Wira Prakasa kepada wartawan, Rabu (24/8/2016).

Menurut Wira, petugas gabungan mengejar tersangka. Rupanya tersangka meninggalkan taksi curian pada tengah sawah di Kecamatan Jrengik, Sampang ketika mengetahui polisi melakukan pengejaran.

‪“Petugas berhasil menangkap pelaku di Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Sampang. Ketika hendak disergap kedua pelaku berusaha kabur dan melawan, sehingga anggota menembak kaki kedua tersangka,” tukasnya. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *