Gelar Perkara Penistaan Agama Oleh Ahok Dinilai Cacat Hukum – BeritaPrima.com

Gelar Perkara Penistaan Agama Oleh Ahok Dinilai Cacat Hukum

BeritaPrima.com, Jakarta – Salah satu pelapor kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai gelar perkara cacat secara yuridis. Pasalnya, gelar perkara itu tak dihadiri semua pelapor.

Salah satu pelapor, Muhammad Burhanuddin mengaku, dirinya dilarang mengikuti gelar perkara dugaan kasus penistaan agama tersebut di Gedung Rupatama Mabes Polri.

Alhasil, Burhanuddin kecewa karena sejak awal polisi menyatakan gelar perkara dilakukan secara terbuka dan dihadiri semua pihak, termasuk pelapor.

“Namun faktanya, hari ini tidak mengakomodir semua pelapor. Jadi bisa dikatakan ini cacat secara yuridis,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2016).

Menurut Burhanuddin, seharusnya polisi memegang pernyataan untuk menghadirkan semua pelapor sehingga gelar perkara itu dikatakan benar-benar terbuka. Tak ada alasan bagi polisi untuk tidak mengikutkan semua pelapor.

“Ya, namanya pelapor, mau satu, dua, seribu pun harus didatangkan semua. Katanya yang masuk cuma lima, 10 di luar. Alasan tidak bisa masuk karena tidak ada di daftar namanya (undangan). Kata polisi, kewenangan memberi penjelasan adalah Kabareskrim,” katanya. (dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *