Imbau Pengusaha Tak Wajibkan Karyawan Muslim Jadi Sinterklas, Ini Alasan Ridwan Kamil – BeritaPrima.com

Imbau Pengusaha Tak Wajibkan Karyawan Muslim Jadi Sinterklas, Ini Alasan Ridwan Kamil

BeritaPrima.com, Bandung – Pemkot Bandung mengirimkan surat kepada pemilik usaha untuk tidak memaksa karyawan muslimnya untuk memakai atribut sinterklas. Kecuali jika karyawannya tersebut suka rela dan tidak merasa keberatan.

Keputusan tersebut dikeluarkan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kami. Pria yang karib disapa Emil itu mengatakan, banyak warga yang mengeluhkan secara pribadi kepadanya karena merasa tidak nyaman menggunakan atribut sinterklas.

“Begini, jadi banyak komplain ke saya oleh karyawan-karyawan muslim yang merasa kagok (canggung). Ini kan urusannya menyangkut keyakinan, tentunya tidak boleh dianggap sepele. Jadi Pemkot Bandung sudah mengimbau untuk tidak meminta atau memaksa di luar keikhlasan karyawannya,” ujar pria yang karib disapa Emil itu di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (13/12/2016).

Emil menegaskan, jika karyawannya itu tidak keberatan, maka tidak menjadi masalah. Namun sebaiknya pihak perusahaan menanyakan terlebih dahulu apakah karyawannya itu berkenan atau tidak.

“Harus ditanya dulu apakah berkenan atau tidak. Ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Kalau ditunggangi kan ujung-ujungnya membahayakan hubungan toleransi yang sedang dibangun,” ucapnya.

Tidak hanya berlaku saat natal, Emil mengaku akan melakukan hal yang sama saat perayaan hari besar lain agar tidak ada paksaan untuk mengikuti tradisi agama lain.

“Hal yang sama juga akan dikirimkan imbauan di hari agama lain, intinya boleh saja selama ada paksaan, menjelang lebaran juga surat imbauan disampaikan. Islam juga mengajarkan kalau bantu membantu dalam upacara keagamaan juga silakan selama datang dari keikhlasan. Kuncinya itu,” tandasnya. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *