Komplotan ‘Ban Kempes’ Gunakan Hasilnya Untuk Beli Sabu Dan Motor – BeritaPrima.com

Komplotan ‘Ban Kempes’ Gunakan Hasilnya Untuk Beli Sabu Dan Motor

BeritaPrima.com, Gresik – Hidup tiga tersangka begal ini terbilang cukup mewah. Para pembegal yang beroperasi di sejumlah daerah ini diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik, Jawa Timur.

Tiga tersangka itu yakni Salman Ridwan (38), warga Jalan Urip Sumoharjo, Desa/Kecamatan Pandaan, Pasuruan; Aan Hariyanto alias Ferdi Ardiansyah (30) warga Jalan Lasem Baru, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya; dan Munir alias Prasojo (43) warga Desa Katangjeruk, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

“Dari hasil penggerebekan tersangka, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa alat penghisap sabu-sabu. Dan memang benar, setelah kami lakukan tes kepada para tersangka, mereka memang positif menggunakan sabu-sabu,” kata Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, Minggu (19/6/2016).

Menurut Adex, kuat dugaan barang haram tersebut didapatkan para tersangka dari uang hasil jarahan. Karena komplotan “kempes ban ini” merupakan sindikat yang telah lama beroperasi dengan menyasar para korban berharta melimpah.

Salah satunya menimpa Ihwan Habibi (30), warga Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Gresik, pada 2 Juni 2016 lalu. Ia melaporkan kepada petugas kepolisian telah dibegal komplotan tersebut. Iwan kehilangan uang tunai senilai Rp 81 juta yang baru saja diambilnya dari salah satu bank di Kabupaten Gresik.

“Mendekati Hari Raya Idul Fitri, saya juga mengimbau kepada warga masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam membawa barang bawaan. Terutama, uang tunai dan perhiasan dengan jumlah yang cukup banyak,” imbau Adex.

“Untuk mengantisipasi kejadian serupa, kami juga akan menempatkan anggota di setiap titik keramaian, serta akan meningkatkan patroli di jam-jam rawan. Selain juga, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memastikan keamanan lingkungannya,” sambung Adex.

Selanjutnya >>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *