Panduan Membeli Lensa NikonTerbaru – BeritaPrima.com

Panduan Membeli Lensa NikonTerbaru

BeritaPrima.com – Lensa Nikon memiliki aturan penamaannya sendiri. Kadang hal ini menjadi membingungkan karena dari pabrikannya menggunakan huruf dan singkatan untuk mengenali komponen-komponennya. Di dalam artikel ini akan dibahas mengenai berbagai hal tentang lensa Nikon, baik itu dari kode penamaan, spesifikasi lensa hingga harga lensa Nikon

Kode Penamaan Lensa Nikon

Dengan mengetahui berbagai macam kode penamaan lensa Nikon dapat membantu anda untuk menentukan lensa apa yang cocok digunakan dan sesuai kebutuhan. Beikut kode penamaan yang digunakan oleh Nikon pada lensanya.

  • AF

AF merupakan singkatan dari Auto Focus yang berarti lensa ini bisa mengatur fokusnya sendiri secara otomatis melalui kamera.

  • AF-D ( Auto Focus with Distance Information )

Jenis lensa AF-D hampir sama dengan lensa AF, hanya saja memiliki tambahan bahwa lensa mampu mengirim informasi jarak antara objek foto dan lensa ke kamera. Informasi tersebut akan diterima oleh kamera dan akan dipakai untuk menentukan metering.

  • SWM ( Silent Wave Motor )

Lensa Nikon berkode SWM memiliki kemampuan mengganti fokus dari auto focus ke manual focus secara cepat. Hal tersebut dilakukan dengan hanya memutar focusing ring tanpa harus mengganti mode focusing seperti halnya lensa AF-D.

  • AF-S ( Auto Focus with Silent Wave Motor )

Lensa AF-S memiliki motor di bagian dalamnya, sehingga dapat bekerja dengan semua jenis kamera DSLR Nikon yang tidak memiliki motor sendiri. Kamera Nikon yang tidak memiliki motor sendiri diantaranya adalah D40, D40X, D60, D5000.

  • IF ( Internal Focusing )

Lensa IF mampu mencari fokus secara cepat hanya dengan menggerakan elemen-elemen internalnya. Hal tersebut dapat dilakukan tanpa harus menggerakan barel lensa atau dengan kata lain tanpa perlu menggerakan ataupun memanjangkan bagian depan lensa. Lensa yang memiliki fitur IF mampu mendapatkan fokus lebih cepat dibandingkan dengan lensa tanpa IF. Lensa Nikon IF diantaranya adalah Nikon 18-200 mm f/3.5-5.6 VR II dan Nikon 70-200 mm f/2.8 VR II.

  • RF ( Rear Focusing )

Cara menggunakan lensa rear focusing adalah dengan menggerakan elemen internal lensa yang berada di bagian belakangnya.

  • G

Huruf G ini biasanya diletakan di bagian belakang aperture lensa seperti misalnya pada Nikon 50 mm AF-S f/1.46G. Huruf G tersebut berarti bahwa lensa tidak memiliki ring untuk mengatur aperture. Sayangnya hampir semua lensa Nikon modern bertipe G.

  • Micro

Walaupun sebenarnya arti dari micro dan macro berbeda, namun untuk lensa, nama micro dan macro sama saja. Lensa micro adalah lensa dengan spesialisasi untuk fotografi macro atau jarak dekat.

  • PC-E ( Perspective Control with Electronic Diapragm )

Lensa PC-E memungkinkan untuk melakuakn pemotretan dengan teknik tilt-shift alias lensa yang dapat bergeser dan dibengkokan.

  • ED ( Ekstra Low Dispersion )

Lensa ED merupakan lensa chromatic aberration minimal. Lensa initidak menyebarkan cahaya yang akan membuat munculnya chromatic aberration di foto.

  • DC ( Defocus Control )

Defocus control merupakan fitur dari lensa kamera yang memungkinkan si fotografer untuk mengontrol bokeh. Bokeh sendiri adalah ukuran kualitas blur yang membuat objek terpisah dari backgroundnya.

  • VR ( Vibration Reduction )

Dengan VR memungkinkan si fotografer untuk menggunakan lensa dalam shutter speed yang rendah hanya dengan memegangnya tanpa harus menggunakan tripod. Lensa dengan VR dilengkapi dengan sebuah sensor gerakan yang mendeteksi pergerakan tangan dan kemudian mengkompensasinya sehingga bisa meminimalisir blur.

  • SIC ( Super Integrated Coating )

Lensa dengan fitur SIC mampu menghasilkan warna yang lebih bagus dan biasanya mampu mengeliminasi ghosting dan flare.

 

  • DX

Seri lensa dengan huruf DX berarti lensa tersebut khusus didesain untuk digunakan pada kamera Nikon dengan seri DX seperti D3000, D5000, dan D300s. Lensa DX juga biasa digunakan di kamera full frame Nikon atau seri FX. Hanya saja sayangnya resolusi foto yang dihasilkan hanya separuhnya.

  • N ( Nano Crystal Coat )

Hampir mirip dengan huruf G, huruf N biasanya ditampilkan dengan stiker emas di bagian atas. Lensa Nikon  dengan fitur nano crystal coat mampu meminimalisir ghosting dan internal flare sehingga foto yang dihasilkan lebih jernih.

Panduan Memilih Lensa Nikon

Secara umum berdasarkan diameternya lensa Nikon dibagi menjadi dua yaitu DX dan FX. Lensa DX memiliki diameter lensa lebih kecil dibandingkan dengan lensa FX. Lantas lensa apa saja yang dimiliki Nikon dan berapa harganya? Berikut ulasannya.

Lensa Nikon Zoom Standar ( DX )

  • Nikkor 18-55 mm f/3.5-5.6 VR biasanya dipaketkan dengan kamera D3200, D5200 seharga 1.25 juta.
  • Nikkor 18-105 mm f/3.5-5.6 VR biasanya dipaketkan dengan D90/D7000 seharga 3 juta rupiah.
  • Nikkor 16-85 f/3.5-5.6 VR cocok digunakan untuk mengambil foto landscape. Lensa ini dibandrol dengan harga 6 juta rupiah.
  • Nikkor 17-55 mm f/2.8 adalah lensa DX terbaik dengan bodi kokoh seharga 13 juta rupiah.

Lensa Nikon Standar ( FX )

  • Nikkor 24-85 mm f/3.5-5.6 VR biasanya dipaketkan dengan D600 seharga 5.2 juta rupiah.
  • Nikkor 24-120 mm f/4 VR cocok untuk dipasang pada kamera full frame yang praktis dibawa jalan-jalan. Lensa ini dibandrol dengan harga 12.5 juta rupiah.
  • Nikkor 24-70 mm f/2.8 lensa berkualitas tinggi andalan para profesional yang dibandrol seharga 17.3 juta rupiah.

Lensa Sapujagat ( DX dan FX )

  • Nikkor 18-200 mm f/3.5-5.6 VR II DX adalah lensa praktis dengan kemampuan lensa lebar dan tele menjadi satu. Lensa ini dibandrol seharga 8 juta rupiah.
  • Nikkor 18-3000 mm f/3.5-5.6 VR DX, lensa sapujagat dengan rentang lebih lebar seharga 9.5 juta rupiah.
  • Nikkor 28-300 mm f/3.5-5.6 VR FX cocok untuk kamera full frame Nikon seharga 10 juta rupiah.

Lensa Zoom Lebar ( Lensa Wide Nikon )

  • Nikkor 10-24 mm f/3.5-4.5 VR DX, lensa super lebar yang digunakan untuk memotret pemandangan seharga 9.15 juta rupiah.
  • Nikkor 12-44 mm f/4 VR DX memiliki bukaan yang konstan dan hasil foto lebih bagus seharga 9.75 juta rupiah.
  • Nikkor 16-35 mm f/4 VR FX, lensa super lebar untuk kamera full frame seharga 13.3 juta rupiah.
  • Nikkor 14-24 mm f/2.8 FX memiliki ketajaman melampaui lensa zoom lensa fix biasa. lensa ini dihargai 18 juta rupiah.

Lensa Nikon Telefoto ( DX )

  • Nikkor 55-200 mm f/4-5.6 VR. Lensa ini tergolong murah dan biasanya dipaketkan dengan pembelian kamera. Lensa ini dihargai 2.2 juta rupiah.
  • Nikkor 55-300 mm f/4.5-5.6 VR. Lensa telefoto yang sedikit panjang daripada seri 55-200 mm seharga 3 juta rupiah.

Lensa Zoom Telefoto ( FX )

  • Nikkor AF 70-300 mm f/4-5.6. Lensa ini cukup murah meriah yaitu seharga 1.5 juta rupiah. Sayangnya tidak dilengkapi dengan motor fokus.
  • Nikkor 70-300 mm f/4.5-5.6 VR kualitas foto yang dihasilkan diatas lensa standar seharga 5 juta rupiah.
  • Nikkor 70-200 mm f/4 VR memiliki teknologi VR tercanggih yang bisa meredam getaran hingga 5 stop. Lensa ini dihargai 13 juta rupiah.
  • Nikkor 70-200 mm f/2.8 VR merupakan lensa paling top dengan kualitas foto dan AF sangat bagus. Lensa ini dibandrol 23.3 juta rupiah. (adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *