Pengacara Senior: Tak Tahan Ahok, Jaksa Agung Dikendalikan Nasdem – BeritaPrima.com

Pengacara Senior: Tak Tahan Ahok, Jaksa Agung Dikendalikan Nasdem

BeritaPrima.com, Jakarta – Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah masuk ke kejaksaan dan sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Namun, proses hukumnya pesimis bakal sesuai harapan publik yang melaporkan kasus tersebut.

Menurut praktisi hukum Indra Sahnun Lubis, rasa pesimis itu sudah tampak ketika tak dilakukan penahanan terhadap Ahok. Ia menduga sudah ada kerjasama antara penyidik kepolisian dan kejaksaan untuk tidak melakukan penahanan terhadap calon gubernur petahana itu.

“Sebenarnya begini, SOP-nya kalau polisi tidak menahan, dia (kejaksaan) ikut tidak menahan, tapi ini ancaman hukuman 5 tahun, ada kewenangan kejaksaan untuk menahan. Kenapa tidak ditahan? Saya kira sudah ada komitmen adanya kerjasama polisi dan jaksa untuk tidak menahan,” katanya, Kamis (1/12/2016).

Pria yang juga merupakan pengacara senior itu tak memungkiri bahwa dugaannya itu berkaitan dengan adanya kekuatan politik. Apalagi, Kejaksaan Agung (Kejagung) dipimpin HM Prasetyo yang notabennya berlatar belakang Partai Nasdem.

Sementara Nasdem, dalam gelaran Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI pada 2017 merupakan salah satu partai politik pendukung Ahok.

“Itu sudah pasti Jaksa Agung ini dikendalikan Partai Nasdem, seperti Surya Paloh, Jaksa Agung itu kan seperti pegawainya Surya Paloh. Sedangkan Surya Paloh itu pendukung pemerintah. Jadi ini keinginan politik,” tegasnya.

Menurut Indra, orang-orang yang membela Ahok itu merupakan orang yang memiliki kepentingan. Misalnya, kepentingan proyek, supaya dapat jabatan. Jadi, ini penegakan hukum yang bukan dilatari rasa keadilan.

“Jadi, kita lihat tanggal 4 November, kasian umat Islam berkorban meminta keadilan, berdoa-doa,” pungkasnya. (dik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *