Siapakah Dalang Di Balik Teroris Bekasi? – BeritaPrima.com

Siapakah Dalang Di Balik Teroris Bekasi?

BeritaPrimacom, Jakarta – Sebuah mobil Alya melaju dari Solo menuju Jakarta. Kendaraan yang ditumpangi Nur Solohin dan Agus Supriyadi tersebut rupanya telah dibuntuti Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Setibanya di Jakarta, Solihin dan Agus menjemput Dian Yulia Novi di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur, yang membawa sebuah kardus. Selanjutnya, mereka menuju kantor pos sekitar daerah Bintara, Bekasi, untuk mengirim kardus yang dibawa Dian Yuli Novi untuk dikirim.

Dari kantor pos, ketiganya langsung bergegas menuju kos-kosan di jalan Bintara Jaya VIII Bekasi. Di sini, Dian turun dengan membawa sebuah tas ransel warna hitam yang selanjutnya masuk ke kamar 104.

Sedangkan Nur Solihin dan Agus Supriyadi langsung tancap gas meninggalkan kosan. Mereka menuju ke arah jalan Raya KH Nor Alie, Bekasi.

Melihat sasarannya berlalu, petugas Densus kemudian langsung membuntuti gerakan mobil mereka. Akhirnya perburuan itu berakhir sekitar pukul 15.40 WIB.

Di bawah flyover Kalimalang, Densus berhasil menangkap Nur Solihin dan Agus Supriyadi. Sedangkan pukul 15.50 WIB, Dian Yulia Novi diamankan di kamar 104, kosan milik Sumangunsong di Bintara Jaya, Bekasi.

Di dalam kos perempuan itu, Densus menemukan sebuah bom yang sudah jadi dengan daya ledak tinggi. Bom itu tersimpan di rice cooker dalam tas ransel warna hitam dengan bobot 3 kilogram.

“Rencananya bom tersebut akan diledakkan di Istana Negara pada saat serah terima jaga paspampres,” ujar Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul di Jakarta, Sabtu 10 Desember 2016.

Lantaran dianggap memiliki daya ledak tinggi, tim Gegana Polri meledakkan bom tersebut di lokasi temuan. Pertimbangannya, karena jarak antara lokasi temuan dengan Markas Brigade Mobile di Kelapa Dua, Depok, cukup jauh, sehingga dikhawatirkan malah membahayakan petugas yang membawa.

“Kalau meledak radius 300 meter hancur, kalau ini dinyalakan 4.000 kilometer per jam. Jadi cepat sekali,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Raden Prabowo Argo Yuwono.

Selanjutnya >>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *