Unik! Gerai Kopi Ini Kenakan Harga Mahal Untuk Pengunjung Tak Sopan – BeritaPrima.com

Unik! Gerai Kopi Ini Kenakan Harga Mahal Untuk Pengunjung Tak Sopan

BeritaPrima.com – Tatakrama adalah penting, dan tanpa sopan santun harga secangkir kopi menjadi lebih mahal. Aturan unik ini berlaku di gerai kopi Blau Grifeu, Girona, Spanyol. Gerai kopi ini menetapkan harga yang berbeda antara pelanggan yang berbasa-basi mengucapkan “please” atau “thank you” dengan pelanggan yang tidak mau menerapkan sopan santun saat menikmati sajian gerai kopi Blau Grifeu.

Biaya tambahan untuk pelanggan tanpa mengucapkan kata-kata “please” atau “thank you” akan langsung dimasukkan ke tagihan makan dan minuman yang telah dipesan.

Aturan unik ini dilakukan agar pelanggan menerapkan sopan santun. Prinsip tata krama dan sopan santun dapat menaikkan kualitas hidup ini dipercaya oleh pemilik gerai kopi Blau Grifeu, Marisel Valencia Madrid.

“Orang-orang sekarang tampaknya terburu-buru dalam segala hal. Mereka lupa mengatakan ‘please’ saat meminta sesuatu,” kata Marisel kepada Daily Mail.

Gerai kopi Blau Grifeu menetapkan harga berbeda untuk pelanggan yang tak sopan saat memesan. Foto : news.com.au

Maka ia menuliskan aturan, bahwa harga makanan dan minuman tergantung dari sopan santun dari pelanggan. Harga secangkir kopi, misalnya menjadi lebih mahal tiga kali lipat bila dipesan dengan nada ketus dan tanpa sopan santun.

Dikutip dari laman Daily Mail, secangkir kopi di gerai Blau Grifeu seharga 1,30 Euro atau sekitar Rp 19 ribu. Harga itu akan tetap bila dipesan dengan ramah menggunakan kalimat “hello, one coffee please”. Namun, harga secangkir kopi menjadi tiga kali lebih mahal menjadi 3 Euro bila dipesan dengan kalimat singkat, “one coffee please”.

Dan kopi itu akan melambung harganya hingga 5 euro, atau lima kali lipat jika pelanggan hanya bilang “one coffe” tanpa basa-basi.

“Saya telah menuliskan tanda di jendela (kafe) dan itu telah membuat perubahan. Orang-orang sekarang super sopan dalam segala hal dan itu benar-benar telah meningkatkan kualitas kehidupan mereka.” (aud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *