Warga Arab Dilarang Pakai Kolam Renang Yahudi, Politisi Israel Digugat – BeritaPrima.com

Warga Arab Dilarang Pakai Kolam Renang Yahudi, Politisi Israel Digugat

BerotaPrima.com, Tel Aviv – Seorang politisi Israel menghadapi gugatan hukum setelah mengatakan bahwa warga keturunan Arab tak boleh menggunakan kolam renang yang digunakan warga Yahudi.

Akibat komentarnya itu, Moti Dotan, pemimpin majelis rendah Galilea, digugat sebesar 2 juta poundsterling atau sekitar Rp 33,6 miliar oleh Koalisi Melawan Rasisme.

Organisasi ini mengklaim seluruh warga Israel keturunan Arab berhak mendapatkan kompensasi sebagai hasil dari potensi diskriminasi ini. Demikian dikabarkan harian Times of Israel.

“Saya tak membenci orang Arab, tetapi saya tak ingin mereka menggunakan kolam renang saya. Saya juga tak menggunakan kolam renang mereka,” kata Moti saat diwawancara stasiun radio Kol Chai pada 28 Juli lalu.

Moti megatakan dia tidak bersikap rasialis tetapi pernyataannya itu didasari hasil sebuah “perbedaan kultur” dalam cara berpakaian dan budaya kebersihan.

Setelah dibanjiri kecaman, politisi tersebut akhirnya meminta maaf lewat akun Facebook-nya.

“Di saat wawancara radio, saya ditanya terkait populasi homogen yang menentukan peruntukan kolam renang di beberapa kota,” kata Moti.

“Saya mengatakan, saya menyesuaikan perbedaan kultur di antara warga dan perilaku mereka di kolam renang,” lanjut Moti.

“Sayangnya, maksud saya disalahartikan dan kemungkinan saya salah bicara. Sehingga, saya meminta maaf bagi siapa saja yang merasa tersinggung,” tambah dia.

Komentar Moti juga dikecam MK Youssef Jabareen dari faksi Arab di parlemen Israel yang menuntut agar Moti Dotan mengundurkan diri dari jabatannya.

“Komentar dari ketua majelis rendah regional Galilea merupakan sebuah pernyataan rasisme,” kata Jabareen.

“Selain secara moral pernyataan itu tak bisa diterima, pernyataan itu juga merupakan sebuah perbuatan kriminal dan saya akan meminta jaksa agung untuk menggelar penyelidikan kriminal,” tambah Jabareen. (aud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *