Setelah Bakar Pilot, Yordania Eksekusi Wanita Anggota ISIS
BeritaPrima, Jakarta - Mata dibalas dengan mata, mungkin ini ungkapan yang pas untuk kasus antara ISIS dan Yordania. Usai pembakaran hidup-hidup pilot asal Yordania, Moaz al-Kasasbeh, 26 tahun, Yordania membalas ISIS dengan mengekskusi tentara wanita ISIS, Sajida al-Rishawi
.
Seperti yang diberitakan Reuters, militer akan membalas perlakuan itu dengan mengeksekusi Sajida, pelaku bom bunuh diri wanita yang sekarang ditahan di penjara Yordania. Itu disampaikan sumber militer Yordania.”Keputusan telah diambil untuk melakukan hukuman mati melawan terpidana Irak dan lainnya,” kata sumber anonim kepada Reuters.
Rencana militer Yordania mendapat dukngan kuat dari para demonstran anti ISIS. membuat para demonstran bersuara. “Saya ingin melihat tubuh Sajida juga terbakar dan semua teroris lain yang dipenjara di Yordania. Hanya itu yang bisa menuntaskan rasa dendam ini,” sahut Abdullah al-Majali, salah satu demonstran.
Sebelumnya, Sajida memang sudah dihukum mati, namun belum ditentukan waktunya. Ia dipenjara lantaran terbukti bersalah dalam perannya melakukan bom bunuh diri pada 2005 bersama sang suami. Bom di tubuh Sajida sendiri tak meledak. Namun, bom suaminya meledak. Insiden di Amman, Yordania itu menewaskan sampai 60 orang.
(Dimas Wahyu)


musnahkan isis, itu salah satu penyebab dunia cepat kiamat