Salah satu dari mereka, Brett Eldridge (32), diduga kuat mengunggah foto ke akun Facebook-nya menyebut salah seorang dari mereka memang membuat keributan dengan penumpang lain tapi dia membantah perilaku itu menakuti penumpang lainnya.
Keenam orang itu, kepada penyidik Indonesia, mengaku mabuk tetapi mereka tidak akan menghadapi tuntutan hukum karena insiden itu terjadi di pesawat berbendera Australia.
Kini maskapai JetStar sedang mengusahakan agar keenam orang itu dipulangkan kembali ke Australia baik bersama-sama atau dengan menggunakan penerbangan terpisah.
Manajemen JetStar belum memutuskan untuk meminta pertanggunjawaban akibat pengalihan penerbangan itu, yang oleh pakar penerbangan bisa membuat JetStar merugi hingga 100.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,3 miliar. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta