Gara-gara Dokter Teledor, 11 Ribu Pasien Berpotensi Kena HIV
BeritaPrima, Sydney – Sebanyak 11 ribu pasien gigi di Australia mendesak dokter segera memeriksa mereka karena khawatir terinfeksi HIV dan hepatitis. Kekhawatiran itu muncul akibat ulah para dokter di sebuah klinik gigi di Kota Sydney yang teledor karena tidak membersihkan dan mensterilkan peralatan medis dengan benar.
Otoritas Kesehatan New South Wales (NSW) menyatakan 12 dokter gigi diduga melakukan sterilisasi peralatan dengan sangat buruk. Mereka juga menyarankan pasien melakukan tes darah untuk HIV serta hepatitis A, B, dan C sebagai tindakan pencegahan.
Sementara Direktur Perlindungan Kesehatan NSW, Jeremy McAnulty, mengatakan tidak ada kasus penularan HIV maupun hepatitis yang ditemukan sejauh ini.
”Para ahli telah terlibat dalam laporan tentang adanya masalah dengan pengendalian infeksi di fasilitas klinik gigi itu. Risiko penularan HIV itu ada, namun hingga kini belum ada laporan kasus penularan HIV baru,” ujar McAnulty, seperti dikutip dari AFP, Jumat (3/7/2015).
”Kami berharap tidak akan ada transmisi dan risiko yang dianggap rendah. Namun, sebaiknya orang-orang mengenai status mereka, karena memang ada perawatan yang tersedia untuk yang terinfeksi,” lanjutnya.
Shane Fryer dari Badan Kesehatan NSW menambahkan, ketakutan ribuan pasien gigi itu juga dipicu keluhan salah satu klinik pada November 2014. Klinik tersebut kemudian diselidiki terkait pelanggaran keamanan.
”Audit menunjukkan bahwa ada beberapa masalah dengan prosedur pembersihan, sterilisasi dan penyimpanan instrumen yang tidak dilakukan sesuai pedoman Kementerian Kesehatan Australia,” ungkap Fryer. (aud)


