Mengenal Jenis Batuk Alergi Yang Diderita Anak
BeritaPrima - Terkadang orangtua dibuat panik karena si kecil yang tiba-tiba terserang batuk. Terlebih batuk yang diderita si kecil adalah batuk alergi. Batuk alergi kapan pun bisa diderita oleh anak. Sayangnya, tak semua orangtua tahu bahwa, batuk yang diderita si kecil karena alergi, sehingga tidak segera mencari tahu penyebabnya.
Berikut macam-macam batuk alergi yang perlu moms ketahui. Seperti yang dipaparkan oleh dokter dr. Trifena, MSi (Herb.Est), MBiomed (AAM).
Batuk berdahak
Gejalanya, batuk disertai bunyi grok-grok. Bila akibat alergen, jauhkan dan hindarkan anak dan zat-zat pemicu alergi tersebut. Untuk mengurangi gejala batuk, beri anak minum air putih yang banyak.
Batuk mengi
Gejalanya, batuk diiring bunyi ngik-ngik dan sesak napas. Bila terdapat sesak napas, beri obat pereda asma (inhaler) atau nebulizer (penguapan). Jika tidak ada, bawa anak ke dokter untuk diberi pengobatan. Bila batuknya akibat alergen, jauhkan dan hindarkan si kecil dari zat-zat pemicu alergi tersebut.
Batuk pada malam hari
Gejalanya, batuk tiba-tiba muncul begitu anak berbaring di tempat tidur, dan tidak kunjung berhenti sepanjang malam. Untuk mengatasinya, kurangi atau hilangkan tumpukan barang di kamar tidur si kecil, yang jadi tempat debu atau alergen berkumpul, seperti boneka, aneka mainan, majalah, dan karpet. Lalu, atur suhu AC tidak terlalu dingin, misal 24-26 derajat Celsius.
Batuk setelah beraktivitas
Gejalanya, batuk muncul ketika anak sedang asyik bermain, atau setelah bermain air dingin cukup lama. Biasanya, batuk jenis ini mereda pada malam hari, atau ketika si kecil istirahat dan tidur. Moms bisa batasi kegiatan main anak di luar rumah untuk mengurangi paparan zat-zat pemicu alergi. Yang paling penting, jangan biarkan si kecil bermain air dingin atau bermain di luar rumah ketika cuaca sedang dingin.

