Artis AA Diduga Jadi Gratifikasi Seks Pejabat

artisAA

Artis AA diduga menjadi gratifikasi untuk pejabat.

BeritaPrima, Jakarta - Kepolisian diminta menyelidiki rekening muncikari kelas atas RA untuk membongkar siapa saja pelanggan artis AA dan 200 artis perempuan lainnya. Sebab, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menduga pelanggan prostitusi kelas atas itu adalah pejabat.

Meski berdasarkan pengakuan RA, dalam bertransaksi ia selalu mengunakan uang tunai, namun Neta menilainya tidak selalu demikian. Dia menduga masih ada sejumlah uang yang dikirim pelangan AA maupun PSK lainnya yang ditransfer ke rekening RA.

“Polisi harus bongkar rekening itu, untuk mengetahui siapa saja pelangan para PSK itu, termasuk nama-nama pejabat yang terlibat,” kata Neta.

Dia juga menegaskan, buntut aliran dana yang dikeluarkan para pejabat yang membayar tarif PSK Rp80-200 juta ini tidak mungkin uang yang mereka keluarkan sendiri. Neta justru mencurigai adanya dugaan permainan gratifikasi seks yang dilakukan pejabat dengan melibatkan pengusaha. Menurutnya, para pengusaha tersebut yang membayarkan sejumlah uang tersebut pada RA untuk para pejabat yang mengunakan PSK yang masuk jaringan RA.

“Tidak mungkin pejabat mengeluarkan uang Rp80-200 juta untuk membayar PSK. Menurut saya, tidak semahal itu. Kecuali memang ada salah satu dari mereka yang dipelihara,” ujarnya.

Sehingga, lanjut dia, apabila ini merupakan gratifikasi seks dari pengusaha. Maka, tentunya ini bukan ranah kepolisian lagi tapi justru ranah Tipikor.

“Tentunya pejabat tersebut harus diadili di Tipikor karena gratifikasi seks ini,” kata dia.

Untuk status AA yang sampai saat ini masih dijadikan saksi, menurut Neta, kepolisian harus mengelandangnya ke Dinas Sosial untuk dibina.

“Mau artis atau siapapun, kalau sudah jadi PSK harus dibina di Dinas Sosial. Jangan PSK kelas jalanan saja yang direhabailitasi, PSK kelas kakap juga harus di rehabilitasi,” ucapnya. (ren)

(Visited 177 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*