Inilah 6 Game Karya Arek Malang di Ajang Global Game Jam 2015

Global Game Jam 2015BeritaPrima,Jakarta - Pagelaran Global Game Jam 2015 pada 23-25 Januari 2015 di co-working space DiLo Malang menjadi ajang bagi para kreator game di Indonesia. Di ajang ini, arek-arek Malang berhasil memberi nuansa baru dalam industri game.

Dari yang mereka hasilkan, separuh diantaranya bisa diunduh dari Play Store. Berita bagus ini tentu membuat penasaran para gamer, tentunya pengguna Android. Berikut inilah game karya anak bangsa tersebut :

Upilicious
http://cdn.gamesinasia.com/wp-content/uploads/2015/01/Upilicious-screenshot.jpg?829fca
Ya, Upil, Sesuai namanya, dalam Upilicious gamer akan berperan sebagai upil jorok dalam upayanya kabur dari jari kelingking manusia pemilik hidung yang ia tinggali. Untuk itulah dalam mode game endless run ini kamu diminta untuk terus melakukan tap pada bagian kiri dan kanan layar agar sang upil ini tidak terkena jari yang mengejarnya. Mungkin kamu juga tidak akan percaya seberapa jauh upil yang kamu jalankan bisa bergerak hingga puluhan milimeter jauhnya, namun justru di situlah letak kelucuan (dan menjijikkan) yang tidak akan kamu jumpai di game lainnya selain Upilicious.

Act Fast
http://cdn.gamesinasia.com/wp-content/uploads/2015/01/Act-Fast-Screenshot.jpg?829fca
Terinspirasi dari permainan Dumb Ways to Die, Act Fast mengajak gamer bermain bermacam-macam mini game yang menuntut kecepatan dan ketepatan jari saat bermain. Selain itu dalam game ini gamer juga diajak menyelesaikan beragam tantangan acak yang harus diselesaikan dengan waktu yang terbatas. Tantangannya seperti berlari menghindari piano jatuh dari atas, menangkis nyamik yang menyerang, menyeberangi jalan yang ramai, dsb.

Lights Out
http://cdn.gamesinasia.com/wp-content/uploads/2015/01/Lights-out-screenshot.jpg?829fca
Lights Out merupakan game adventure, disini gamer berperan sebagai Jeffrey Reyes dalam upayanya menyusuri kondisi rumah yang gelap gulita. Dengan dilengkapi lampu senter dari smartphone yang ia genggam, kamu yang memainkan game ini diminta mengumpulkan tiga objek utama (bunga, jaket, dan bebek karet) sambil menyelesaikan puzzle sederhana yang ada di sekitar rumah.

Nandiyo
http://cdn.gamesinasia.com/wp-content/uploads/2015/01/Nandiyo-screenshot.jpg?829fca
Judul Nandiyo merupakan penyederhanaan bahasa jawa “nang endi yo” yang artinya kemana selanjutnya?. Dalam game ini kamu diajak mengarungi sebuah labirin untuk bergegas menuju jalan keluar dengan waktu yang sangat terbatas. Nah, tantangannya sekarang, jalan keluar yang kamu tempuh di sini tidaklah seperti apa yang terlihat di layar. Seringkali kamu akan terkecoh dan menabrak tembok tak terlihat yang ada di labirin, sehingga kamu perlu mengubah haluan dan bergegas mencari jalan keluar sebelum waktunya habis.

No Bugs
http://cdn.gamesinasia.com/wp-content/uploads/2015/01/No-Bugs-screenshot.jpg?829fca
Dalam No Bugs Kamu diminta melindungi seorang programer dari gangguan serangga yang terus menerus mengganggunya menyelesaikan game yang ia kerjakan. Untuk itu, di game ini kamu akan bermain sebagai semprotan pembasmi serangga dan menembaki mereka dengan gaya permainan vertical shooter yang menyenangkan.

Wire Woof

Apa jadinya bila kamu diminta memutus sambungan kabel bom tapi kamu tidak sanggup membedakan warna kabel apa yang terlihat di depan mata? Yep, itulah konsep permainan yang bisa kamu jumpai di Wire Woof. Dalam game arcade yang cukup sederhana ini, kamu diminta untuk memotong satu di antara sekian kabel yang ada secara benar. Masalahnya sekarang, sebagai seekor anjing pelacak kamu tidak bisa membedakan warna kabel yang diminta, sehingga kamu akan lebih mengandalkan instingmu dalam membedakan kabel manakah yang berfungsi dengan baik.
Sumber: http://id.gamesinasia.com/ini-dia-6-kreasi-global-game-jam-dari-arek-malang/

(Dimas Wahyu)

(Visited 67 times, 1 visits today)
Kategori: Gadget

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*