Penelitian: 50% Kecelakaan Pengemudi Remaja Tewas
BeritaPrima, Washington - Lembaga Insurance Institute of Highway Safety (IIHS) Amerika Serikat merilis hasil penelitian mengenai kematian yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Hasil akhir penelitian mengungkap bahwa 50 persen pengemudi dengan rentang usia antara 15 dan 17 tahun yang terlibat kecelakaan, meninggal dunia.
Seperti dilansir dari Inautonews, Jumat (2/1/2015), angka tersebut merupakan rangkuman dari data kecelakaan yang dimiliki oleh Fatality Analysis Reporting System (FARS) periode 2008-2012. Rata-rata remaja yang meninggal dunia mengendarai mobil dengan usia terbilang tua. Hampir sepertiga remaja yang terlibat kecelakaan mengemudikan mobil berusia di atas 11 tahun.
FARS juga mengeluarkan data bahwa sebanyak 82 persen mobil dikendarai remaja yang terlibat kecelakaan tersebut hancur. Sebagian besar mobil yang hancur tersebut berusia lebih dari enam tahun.
Lebih jauh, para peneliti juga memberikan data hasil survei dengan responden para orangtua pada Mei 2014 yang menunjukkan bahwa 60 persen remaja menggunakan mobil berusia delapan tahun.
Hasil ini cukup membuktikan bahwa kecelakaan yang menyebabkan kematian umumnya terjadi pada sekelompok orang yang mengendarai mobil jenis tertentu, termasuk dari sisi usia kendaraan. Penelitian ini juga seakan menunjukkan bahwa mobil dengan bodi besar bisa melindungi penumpang lebih baik, sementara mobil kecil dengan peringkat uji tabrak baik bisa mengurangi dampak kematian. (feb)

