Pesawat Luar Angkasa NASA Makin Dekati Pluto

Penampakan perdana planet Pluto.
BeritaPrima, California - Setelah lebih dari sembilan tahun mengitari sistem tata surya, pesawat luar angkasa NASA New Horizons mengirimkan gambar berwarna planet Pluto untuk kali pertama.
Gambar berwarna awal dirilis pada Selasa waktu setempat itu menunjukkan beberapa gumpalan berwarna oranye-biru yang diduga merupakan Pluto dan bulan terbesarnya, Charon. Akan tetapi, penyelidikan (probe) akan segera mendapat titik terang dengan adanya banyak gambar yang lebih tajam dan kaya informasi lainnya tentang Pluto.
“Ini merupakan eksplorasi murni, kita akan mengubah titik cahaya menjadi planet dan sistem bulan depan mata,” kata Alan Stern, peneliti utama New Horizons.
Diluncurkan pada 2006, New Horizons mendekati titik penting dalam perjalanan epic lebih dari tiga miliar mil. Probe ini diperuntukan untuk membuat pendekatan paling dekat untuk Pluto pada 14 Juli 2015.
“Pengetahuan kita soal sistem Pluto benar-benar akan meluas secara eksponensial dan saya tidak ragu-ragu akan ada penemuan yang menarik,” ujar John Grunsfeld, astronot dan administrator Nasa Science Mission Directorate secara terpisah.
Dengan menemukan lebih banyak tentang Pluto dan bulan-bulannya, New Horizons akan menjelaskan sedikit yang dikenal sebagai zona ketiga sistem tata surya, di luar planet berbatu dan gumpalan gas yang banyak.
Daerah yang dikenal sebagai sabuk Kuiper itu berisi planet kecil misterius dan blok bangunan planet yang menurut NASA sendiri dikenal untuk memproduksi komet, seperti komet Halley, yang mengorbit Matahari setiap 75 tahun. Demikian sebagaimana dilansir CNN, Jumat (17/4/2015).
Sementara itu, New Horizons menggunakan kamera array dan instrumen lainnya untuk mempelajari permukaan Pluto dan atmosphere. (feb)

