Samsung Galaxy S6 & S6 Edge Ternyata Bikinan Indonesia

SamsungS6-Edge

Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge yang telah resmi diluncurkan di Indonesia ternyata diproduksi di Cikarang, Jawa Barat.

BeritaPrima, Jakarta - Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge resmi diluncurkan di Indonesia. Namun, banyak yang belum mengetahui jika ternyata kedua smartphone tersebut dibuat di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Lee Kang Hyun, Direktur PT Samsung Elektronic Indonesia, ia memaparkan seri Galaxy S6 dan S6 Edge nyatanya dibuat di pabrik Indonesia di kawasan Cikarang, Jawa Barat. Produksi sudah dimulai sejak awal 2015.

“Made in Indonesia untuk S6 dan S6 Edge. Bukan hanya dua model beberapa model sudah ada dan diproduksi di Cikarang dan khusus dipasarkan di Indonesia saja. Selain smartphone, LCD dan smartbox juga diproduksi di Cikarang” ujar Lee.

Lee Kang Hyun tidak menampik bahwa memproduksi perangkat Samsung di Indonesia membuat biaya produksi lebih mahal jika dibandingkan diproduksi di Korea Selatan. Komponen yang masih harus diimpor dan tidak adanya dukungan lokal membuat biaya lebih besar.

“Biaya produksi di Indonesia memang lebih mahal dibandingkan dengan impor, minimnya local support membuat beberapa komponen memang harus diimpor dari Korea Selatan,” tambah Lee.

Disinggung mengenai langkah Samsung yang dinilai diam-diam telah membuat seri Galaxy S6 dan S6 Edge di Cikarang, Lee Kang Hyun menepisnya. Menurutnya Samsung hanya berusaha mempersiapkan diri untuk mengikuti regulasi pemerintah tentang TKDN.

“Berbicara masalah TKDN, banyak info yang salah. Sebenarnya, pemerintah pada Mei baru akan menetapkan 20 persen kandungan lokal untuk produksi asing. Sedangkan pada 2017 nanti baru kebijakan kandungan 30 persen,” ujarnya.

Lee juga menambahkan Samsung siap untuk mengikuti aturan pemerintah tersebut. Meskipun untuk tingkat kandungan lokal sendiri Samsung masih dalam tahap negosiasi dengan pemerintah Indonesia.

“TKDN sampai saat ini masih dibahas oleh Kemnkominfo, namun Samsung telah mengajukan sekira 20 persen kandungan lokal kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi. Untuk smartphone dengan local content kami sudah mulai produksi di Indonesia,” ujarnya. (feb)

(Visited 41 times, 1 visits today)
Kategori: Gadget

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*