Anggota DPR Asal Papua Kecam Menpora Korbankan Liga

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi

Menpora Imam Nachrawi dituding mengkorbankan persepakbolaan Indonesia.

BeritaPrima, Jakarta - Kekecewaan masyarakat Papua atas pembekuan PSSI yang berimbas pada penghentian kompetisi dan kemungkinan terkena sanksi dari FIFA terus meluas. Kali ini giliran anggota DPR Papua yang angkat bicara.

Keputusan Menpora yang melarang segala aktivitas PSSI memang berbuntung panjang. Salah satunya, pembatalan laga Persipura kontra Persija dalam laga lanjutan QNB League yang seharusnya digelar di Stadion Mandala pada Sabtu 25 April 2015 mendatang.

“Sangat disayangkan, selevel Menpora untuk membenahi PSSI harus korbankan liga, kalau hanya pengurus PSSI yang tidak beres, bukan berarti liga yang dikorbankan, liga harus tetap jalan,” ujar Stevanus Kaisepo anggota DPR Papua, Kamis (23/4/2015).

“Kalau ada satu dua orang yang dianggap tidak legimate, tapi jangan dong liga dikorbankan, alangkah ironisnya kalau seorang Mentri bertindak demikian,” sambung pemilik salah satu SSB di Jayapura ini.

Meski begitu, Stevanus tetap masih memiliki rasa optimistis dengan Menpora. “Saya masih positif thinking dengan Menpora, kalau memang ada pembenahan PSSI, namun liga tidak dikorbarkan,”ungkapnya.

Pihak pemerintah sendiri akan segera membentuk tim transisi yang mengambil alih hak dan kewenangan PSSI sampai dengan kepengurusan PSSI yang kompeten. Stevanus berharap agar tim transisi segera dibentuk, demi tak melebarnya dampak atas pembekuan ini.

“Kalau PSSI mbalelo lalu Menpora membekukan untuk membenahi berbagai persoalan dengan membentuk transisi, itu harus dilakukan dengan cepat karena berdampak sangat luas bagi klub, sponsor, pemain dan masyarakat, tapi apakah semudah itu,” katanya.

“Kami masyarakat Papua sangat dikorbankan, Persipura sedang ikut AFC Cup terancam terhenti di tengah jalan, jadi Menpora harus segera cari solusi,” paparnya.

Sementara itu, anggota DPR Papua lainnya yakni Yan Permenas Mandenas berpandangan lain, ia menganggap keputusan Mempora sudah pasti dipertimbangkan dengan baik. “Namun, secepatnya Menpora memberikan alasan kenapa membekukan PSSI, agar jelas dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan politik,” singkatnya. (feb)

(Visited 22 times, 1 visits today)
Kategori: Bola

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*