Arema Targetkan Pendapatan Tiket Naik Musim Ini
BeritaPrima, Jakarta – Arema Cronus menargetkan pendapatan tiket bisa naik untuk musim ini. Sebab kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini kembali menggunakan format satu wilayah.
Menurut Abdul Haris selaku Panitia Pelaksana (Panpel) dari Arema berharap Arema Cronus mendapatkan kenaikan pendapatan dari sektor penjualan tiket. Pertandingan Arema sendiri hampir selalu penuh ketika bermain di Kandang Stadion Kanjuruhan, Malan. Dari fakta tersebut, seharusnya Arema bisa mendapatkan pendapatan yang besar dari sektor ini.
Stadion Kanjuruhan sendiri memiliki kapasitas 35 ribu penonton, artinya selalu tersedia 35 ribu tiket yang tersedia untuk bisa di beli Aremania suporter Arema. Menurut Abdul Haris, musim lalu Arema mengalami penurunan pendapatan dari penjualan tiket.
Penurunan pendapatan dari tiket, menurut Abdul Haris disebabkan oleh Format Indonesia Super League (ISL) yang menggunakan dua wilayah. Dari total 22 klub peserta ISL, dibagi menjadi 2 wilayah yaitu Wilayah Barat dan Timur. Masing-masing wilayah terdiri dari 11 tim. Artinya Arema menghadapi 10 tim lainnya dalam grup Wilayah Barat. Dengan sistem kompetisi Home-Away, Arema mendapatkan kesempatan menggelar pertandingan di Kanjuruhan sebanyak 10 kali. Saat format kompetisi 2 wilayah tersebut, Arema hanya mendapatkan pendapatan tiket sebanyak Rp 8,3 miliar.
Dengan diselenggarakannya kembali format satu wilayah yang terdiri dari 18 klub, menandakan Arema akan menyelenggarakan pertandingan di Kanjuruhan sebanyak 17 kali. Dari kesempatan menggelar pertandingan kandang itulah Panpel Arema menargetkan mendapatkan pendapatan sebanyak Rp 18 miliar.
(Muhammad Robbani)

