Bungkam Feyenoord 2-1, Roma Melangkah ke 16 Besar

Gervinho menyumbangkan gol kemenangan buat AS Roma di kandang Feynoord, Jumat dini hari (27/2/2015). (Foto: BeritaPrima/reuter)
BeritaPrima, Rotterdam – Menjamu AS Roma dalam lanjutan Liga Eropa, Feyenoord Rotterdam sebenarnya tidak begitu memiliki beban mental. Pasalnya pada di leg pertama di kandang Roma mampu bermain imbang dengan skor 1-1.
Namun di De Kuip, Jumat (27/2/2015) dinihari WIB, Feyenoord gagal memanfaatkan peluang tersebut. Mereka justru kalah 1-2 di depan pendukungnya sendiri dan juga harus bermain dengan sembilan orang setelah dua pemainnya dapat kartu merah.
Adem Ljajic dan Gervinho menjadi pencetak gol Roma. Sementara balasan tuan rumah datang dari Elvis Manu.Dengan kemenangan ini, I Lupi meraih tiket ke babak 16 besar Liga Eropa.
Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, Feyenoord membuka peluang di menit 11’, diawali umpan silang Claise, bola mengarah ke jantung pertahanan Roma sebelum dibuang oleh Holebas di waktu yang tepat.
Menit 22’, Feyenoord kembali membuka asa melalui El Ahmadi. Sayang Skorupski berhasil memblok tendangan pemain tuan rumah tersebut.
Kesempatan untuk membuat gol yang dibuat tim tuan rumah, malah diraih tim tamu. Di penghujung akhir babak pertama Adem Ljajic mencetak gol. Bola liar hasil sepakan Pjanic berhasil dimanfaatkan Torosidis yang memberikan umpan ke arah gawang.
Roma sementara memimpin. Di babak kedua Feyenoord perlahan tampil lebih menyerang melalui kedua sisi mereka. Tapi justru Roma yang menciptakan peluang pada menit 51’. Kerjasama Totti dan Gervinho mendapatkan peluang di area penalti Feyenoord. Namun bola yang disodorkan ke tengah masih terlalu pelan sehingga berhasil dihalau barisan belakang tuan rumah.
Sebuah insiden terjadi pada menit 54’, Mitchell te Vrede menekel Manolas dari belakang, wasit Clement Turpin yang memimpin laga itu tak segan dengan menghadiahinya kartu merah setelah terlihat tackel Vrede yang terbilang terlambat.
Pemain tuan rumah protes, begitu juga suporter yang sudah ‘panas’ dari babak pertama. Walhasil pertandingan dihentikan untuk sementara. Tampaknya reaksi suporter setelah kartu merah Te Vrede membuat Turpin menghentikan laga sementara waktu. Sebelumnya beberapa pemain Roma berkulit hitam juga dilempari boneka pisang oleh suporter tuan rumah.
Tidak berlangsung lama pertandingan kembali dilanjutkan. Menit ke 57’ serangan yang dibangun Feyenoord berbuah hasil, Manu pemain bernomor 17 melewati hadangan belakang Roma dan melesakkan sontekan ringan ke gawang yang dikawal Skorupski. Agregat kembali imbang.
Satu insiden kembali terjadi, kali ini kartu merah diterima Erwin Mulder, kiper cadangan tuan rumah. Belum jelas apa yang dilakukannya, namun dirinya sempat adu mulut dengan Clement Turpin
Tiga menit setelah gol Manu, Roma kembali membangun serangan yang berbuah gol. Memanfaatkan umpan silang Torosidis, dengan sontekan ringan Gervinho berhasil menaklukkan Vermeer. Tim tamu kembali memimpin.
Setelah Gervinho kedua tim tampil lebih hati-hati. Feyenoord diakhir laga sempat mendominasi, dan menciptakan peluang di menit 85’, sayang sepakan bebas Toornstra masih bisa ditepis Skorupski, sepak pojok bagi tuan rumah.
Pertandingan ini pun berakhir dengan skor 1-2, Roma menang dengan agregat 2-3.
(Dimas Wahyu)

