Ini Rahasia Kesuksesan Liverpool Taklukan City
BeritaPrima, Liverpool – Kejutan besar muncul dalam pertaningan Liverpool melawan Manchester City, Minggu (1/3/2015). Liverpool yang mengalami kelelahan berat justru mampu menundukkan Mancester City.
Saat Liverpool berduel dengan Manchester City semalam, The Reds sebetulnya sedang dalam kondisi tidak ideal karena waktu istirahat mereka tak sampai tiga hari setelah sebelumnya habis bertanding sampai adu pinalti. Fisik pemain Liverpoll terkuras setelah bermain selama 120 menit saat melawan Besiktas di kota Istanbul dalam Liga Eropa. Tak hanya durasi permainannya yang sangat menguras tenaga, Liverpool juga harus menempuh perjalanan sangat jauh dari Liverpool, Inggris, ke Istanbul di Turki, dan kembali lagi ke Liverpool.
Bahkan tim yang berjuluk The Reds ini mengalami kekalahan dalam pertandingan melawan Besiktas tersebut. Sudah pasti hal ini menurunkan kepercayaan diri untuk menghadapi tim peringkat dua klasemen sementara, Manchester City.
Atas kondisi tersebut, persiapan Liverpool menjamu City di Stadion Anfield menjadi tidak ideal. Mereka baru kembali ke Liverpool menggunakan penerbangan pada dinihari. setelahnya seluruh pemain diizinkan pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat.
Brendan Rodgers pelatih Liverpool, baru mengumpulkan lagi pemainnya di hari Sabtu yang merupakan satu hari jelang duelnya melawan City. Itupun tak banyak yang bisa dilakukan karena latihan berat justru akan semakin menggerus tenaga. Dalam latihan itu, Rodgers hanya memberlakukan latihan ringan.
Satu hal lain yang memuaskan Rodgers dalam pertandingan melawan City adalah kesuksesan barisan belakang Liverpool mematikan lini depan City. Meski bisa melepaskan delapan tembakan, cuma satu tembakan City yang mengarah ke gawang.
Kepada BBC, Rodgers mengatakan, “Saya harus mengangkat topi untuk pemain-pemain saya. Kembali (ke Liverpool) setengah empat dinihari di Jumat dan sampai ke rumah itu sudah jam enam, dan mereka harus tidur si sepanjang Jumat. Kami kemudian mmelakukan latihan ringan kemarin (Sabtu), tapi bisa turun dan bermain seperti hari ini, mereka pantang menyerah,” ujar Rodgers seusai pertandingan.
“Mereka membatasi sebuah tim besar dengan hanya memberi satu tembakan ke gawang, mereka semua layak mendapat semua pujian yang akan datang. Karakter tim ini dipertanyakan di awal musim, tapi kami terus berupaya menemukan ritme dan keseimbangan tim, dengan sedikit waktu dan banyak pemain baru,” pungkas Rodgers.
Ya, kebijakan Rodgers yang hanya memberlakukan latihan ringan jelang duel ini disinyalir menjadi rahasia Liverpool paska kekalahan di kota Istanbul. Pemain, tak mendapatkan beban tambahan untuk menghadapi pertandingan besar ini.
(Muhammad Robbani)


