Kembalinya Sturridge Akan Bangkitkan Balotelli

sturridgeBeritaPrima, Liverpool – Pada pertandingan kemarin (11/02/2015) Balotelli akhirnya berhasil membuat gol pertamanya untuk Liverpool di ajang Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur. Balotteli ingin membuktikan dirinya bisa berbuat banyak untuk Liverpool pasca kembalinya Sturridge.

Musim ini Liverpool mengalami krisis striker pasca hengkangnya striker andalannya Luis Suarez ke Barcelona. Hal ini diperparah dengan cederanya Daniel Sturridge sejak awal musim dan baru sembuh musim lalu.

Sturridge kembali bermain pasca sembuh dari cedera pecan lalu dan masuk di babak kedua pada pertandingan melawan West Ham. Tanpa waktu lama, 10 setelah masuk lapangan Sturridge langsung mencetak gol.

Hal tersebut memicu kritikan tajam kepada Mario Balotelli yang belum mencetak satu gol pun di ajang Liga Primer meskipun sudah bermain di Liverpool selama 6 bulan lebih. Balotelli pun seolah menjadi figur yang terlupakan. Hampir selama satu bulan terkahir, dirinya “disingkirkan’ dari skuat Liverpool oleh pelatih Brendan Rodgers.

Brendan Rodgers kerap mencoba variasi pilihan striker di setiap pertandingan Liverpool. Kadang Rickie Lambert dijadikan striker tunggal, kadang Borini ataupun menduetkan Lambert dan Borini. Tapi hal tersebut tidak membuahkan hasil. Karena masing-masing dari Lambert dan Borini hanya berhasil mencetak total 3 gol untuk Liverpool.

Setelahnya Raheem Sterling yang merupakan pemain sayap dijadikan penyerang tunggal dengan mengandalkan kecepatannya. Sedikit-demi sedikit Sterling berhasil mencetak gol-gol krusial untuk Liverpool. Namun, usianya yang masih muda membuat Rodgers tidak selalu mengandalkan Sterling di tiap pertandingan karena Sterling terlalu letih.

Sterling pun saat itu merupakan pilihan utama di skuad Tim Nasional Inggris. Sangat banyak pertandingan yang dilakoni Sterling baik untuk Liverpool ataupun Timnas Inggris dengan usianya yang masih 19 tahun.

Pertandingan kemarin melawan Tottenham akhirnya Balotelli diturunkan di babak kedu menggantikan Sturridge. Beberapa pihak menyesali keputusan penggatian Sturridge dengan Balotelli ini. Saat itu Liverpool membutuhkan kemenangan dan justru menarik keluar Sturridge yang dianggap lebih mempunyai kapabilitas mencetak gol daripada Balotelli yang belum mencetak gol dalam 6 bulan lebih. Tapi, Balotteli berhasil membuktikan dirinya bisa berkontribusi. Menit 82 dia berhasil mencetak gol pamungkas kemenangan Liverpool atas Tottenham dengan skor akhir 3-2.

Balotteli yang menurut para pengamat tidak bisa bermain seorang diri di depan mungkin akan merasakan berduet dengan Sturridge di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Karena Balotteli bukanlah tipe striker yang bisa bekerja sendirian di depan. Denagan kehadiran kembali Sturridge, diharapkan akan tersajinya duet yang bermain kompak dan indah dan membantu Balotteli membungkam para pengkritiknya.

(Muhammad Robbani)

(Visited 5 times, 1 visits today)
Kategori: Bola

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*