Kisah Para Pemain Buangan Chelsea Yang Bersinar di Tim Lain

David Luiz mendapat protes dari pemain bekas temannya di Chelsea Branislav Ivanovic dan John Terry.

David Luiz mendapat protes dari pemain yang semula menjadi temannya semasa di Chelsea, Branislav Ivanovic dan John Terry.

BeritaPrima, Jakarta – Akhir-akhir ini Chelsea bagaikan sebuah klub yang dikaruniai dana melimpah untuk membelanjakan pemain mahal. Banyak sekali pemain bintang yang mereka beli dengan harga selangit, sehingga membuat Chelsea mampu menjuarai Liga Inggris dan survive di Liga Champion.

Hegemoni Chelsea sebenarnya sudah terjadi sejak tahun 2004 ketika pengusaha minyak asal Rusia Roman Abramovich membeli Chelsea. Saat itu, Chelsea juga menunjuk Jose Mourinho yang sukses membuat Chelsea menjadi tim yang menakutkan. Padahal sebeleum periode itu, Chelsea bukanlah tim yang diperhitungkan.

Pada periode 2010 keatas inilah kita sering melihat bagaimana Chelsea membeli pemain-pemain mahal yang belum tentu mereka pakai ataupun berhasil. Contohnya adalah ketika Fernando Torres dibeli Chelsea yang kala itu bersama Liverpool. Tak hanya Torres, saat itu juga ada dua pemain Liverpool lainnya yang dibeli, yakni Yossi Benayoun dan Raul Meirelles.

Tapi, sayang ketiga pemain itu yang tampil bagus semasa di Liverpool tersebut ternyata gagal menunjukan permainan terbaik di Chelsea, hingga akhirnya terbuang.

Sebelumnya juga ada Andriy Shevchenko yang gagal menunjukan kelasnya sebagai striker handal ketika masih membela AC Milan. Saat masih di AC Milan, nama Shevchenko masuk topskor sepanjang masa Liga Champion dibawah Raul Gonzalez sebelum dikalahkan oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Nah yang paling anyar adalah Kevin De Bruyne, Andre Schurlle, David Luiz dan Mohammed Salah yang dilepas Chelsea pada musim ini. Masih ada pula nama Nemanja Matic yang sempat dilepas Chelsea ke Benfica, namun dibeli lagi ketika ia tampil sangat baik hingga akhrinya jadi andalan Chelsea sekarang.

Kevin De Bruyne dilepas ke Wolfsburg awal musim ini setelah sekian lama ‘diparkir’ Chelsea. Sepanjang musim ini, De Bruyne sudah mencetak 15 gol dan 21 assist. Sebuah pencapaian luar biasa dari seorang pesepakbola yang tidak pernah dimainkan Chelsea.

Mohammed Salah juga dilepas Chelsea bulan Januari 2015 lalu ke Fiorentina. Belum genap 3 bulan, Salah sudah mengoleksi 7 gol dan dua assist dalam delapan pertandingan yang sudah ia lakukan bersama Fiorentina. Padahal selama berada di Chelsea, pemain asal Mesir ini seperti pemain buangan. Dinihari tadi, ketika melakoni laga Europe League, Salah menambah satu assist lagi yang membuat Fiorentina sempat unggul 1-0 atas AS Roma.

Ironisnya Salah ditukar dengan Juan Cuadrado dari Fiorentina. Cuadrado justru belum memberikan kontribusi bagi Chelsea. Jangankan gol, assist pun belum berhasil diraihnya.

Yang paling menyakitkan bagi fans Chelsea mungkin adalah David Luiz. Meskipun dilepas karena faktor bisnis, tetap saja David Luiz mengisyarakatkan sakit hati atas tindakan Chelsea. Pekan lalu ketika tim barunya, yakni PSG, berlaga melawan Chelsea, gol yang diciptakan Luiz justru menjadi penentu tersingkirnya Chelsea dari Liga Champion.

Kecenderungan Chelsea memang ‘lapar mata’. Ketika ada pemain bagus langsung mereka incar dan beli. Tetapi setelah sang pemain hasil belanja itu tak memperlihatkan performa bagus langsung dibuang.

Dari kisah diatas, kiranya ada pesan yang perlu dipetik Chelsea. Manfaatkanlah sebaik mungkin pemain yang telah dibeli, apalagi dengan harga mahal. Bersinarnya para pemain yang telah dibuang tersebut membuktikan bahwa ada yang salah pada Chelsea.

(Muhammad Robbani)

(Visited 8 times, 1 visits today)
Kategori: Bola

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*