Peralatan Fitnes di Senayan Sudah Mulai Rusak
BeritaPrima,Jakarta – Setelah 2 tahun dipakai dan diperuntukkan untuk umum, peralatan Fitnes di senayan satu persatu mulai menimbulkan gejala kerusakan.
Kebutuhan fitness memang seringkali lebih tertuju kepada masyarakat kalangan atas. Namun, kini masyarakat umum juga dapat menikmati fasilitas ekslusif itu secara gratis di Sekeliling Stadion Senayan, Jakarta Pusat. Sayangnya, jika pemakaian peralatan tersebut menyalahi aturan, itu sama saja dengan pelaku yang tidak bertanggung jawab.
Melalui pantauan BeritaPrima.com Senin (13/4/15) sore, seluruh peralatan fitness di senayan masih dapat dikategorikan cukup baik. Namun, apabila dicermati lebih lanjut terdapat keganjalan dalam memakai beberapa fasilitas tersebut. Misalnya saja, kerusakan di bagian pedal, bagian baut yang mulai terlepas dan mulai menimbulkan suara yang asing ketika digunakan.
“Saya sering berolahraga di sini, saya manfaatkanlah olahraga ala orang kaya gitu, soalnya gratis”, tutur Rini salah seorang yang jogging ketika ditemui di depan Pintu XI Senayan.
Dari hasil pengamatan, pemakaian yang terlalu berlebihan dan memaksakan menjadi penyebab utama dari rusak dan hilang kendalinya fasilitas Gym tersebut.
Hal ini tentu menimbulkan sedikit banyaknya masalah pada fasilitas umum yang selesai dibangun (19 04/13) dan berada di 8 titik area, dan setiap titiknya terdapat 3-4 peralatan Gym. Bagi para pengunjung Gym gratis ini merupakan salah satu primadona ketika melakukan aktivitas jogging di lingkungan GBK Senayan.
Meskipun di samping dari setiap titik area Gym terdapat tulisan himbauan bagi para pengunjung, namun pesan tersebut seringkali tidak diindahkan untuk memakai fasilitas secara benar. Lain lagi dengan penuturan seorang bapak yang hampir setiap sore berolahraga di seputaran GBK.
“Terkadang saya melihat anak-anak remaja yang menggunakan fasilitas dengan dua orang sekaligus dalam satu peralatan, kemudian saya tegur saja, toh ini kan punya umum”,ujar Pak Rusnan yang berada di pintu VIII area Gym.
Maka dari itu, sudah seharusnya masyarakat sebagai pemakai juga turut serta mengawasi langsung segala fasilitas umum yang berada di lingkungan sekitar. Selain itu, sebaiknya pemerintah menyediakan pengawas fasilitas tersebut, paling tidak setiap sabtu minggu ketika volume pengunjung GBK cukup membludak.
(Ichsan Husyaifi)


