Satu Persatu Petinggi Persib Mengundurkan Diri

Setelah rencana pembubaran tim akhir Juni ini, Umuh Muchtar menyatakan mundur sebagai manajer.
BeritaPrima, Bandung - Persib Bandung semakin terpuruk akibat mati surinya sepakbola nasional setelah PSSI dibekukan Menpora Imam Nahrawi dan Indonesia disanksi FIFA. Setelah rencana pembubaran tim akhir Juni ini, Umuh Muchtar menyatakan mundur sebagai manajer.
Yang terbaru, Farhan yang merupakan Direktur Marketing dan Promosi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) juga melakukan langkah serupa. “Saya sudah mundur dari PT PBB,” kata Farhan, Selasa 9 Juni 2015.
Hasrat Farhan untuk mundur menurutnya sudah disampaikan pada jajaran manajemen PT PBB. Ia bahkan sudah mendapat persetujuan dari Direktur Utama PT PBB, Glen Sugita. Farhan mengaku, niatan mundur dirinya sudah ada sejak jauh-jauh hari. Ia beralasan sengaja mundur demi ada peremajaan di tubuh PT PBB.
Meski sudah menyatakan mundur, Farhan belum meninggalkan PT PBB sepenuhnya. Ia kini masih menjalankan perannya sekaligus jadi mentor bagi penerusnya di PPT PBB agar perusahaan tetap berjalan sekaligus mengurus urusan yang belum selesai terkait sponsor.
“Mudah-mudahan nanti (sponsor) masih mau bekerja sama dengan Persib,” harapnya.
Sementara setelah lepas dari PT PBB nanti, ia akan bekerja dengan segudang kesibukannya. Tapi ia tetap tidak akan bisa lepas dari Persib. Salah satu yang akan dilakukannya adalah mengurus Bobotoh FM yang merupakan stasiun radio bobotoh.
Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono, ogah berkomentar panjang lebar soal mundurnya dua petinggi Perrsib tersebut. Hal itu menurutnya harus dibahas lebih lanjut.
“Kita akan bahas dulu semua yang berkaitan dengan tim maupun manajemen,” ucapnya.
Ia beralasan, hingga kini masih belum menggelar pertemuan dengan para petinggi PT PBB. Sebab masing-masing dari mereka memiliki banyak kesibukan. “Makanya rapat yang akan kita lakukan ini selalu tertunda,” tutur Kuswara.
Ia berharap, sebelum Ramadan PT PBB segera mengambil sikap dan langkah untuk kelanjutan Persib. Sehingga Persib hidup dan tetap menjadi kebanggaan bobotoh. (feb)

