Takluk 0-4 Dari Korsel, Indonesia Tunggu Jadi Runner Up Terbaik Untuk Lolos
BeritaPrima, Jakarta - Pertandingan terakhir Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 2016 antara Timnas U-23 Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) U-23 berakhir 4-0. Pasukan Taeguk pun dipastikan lolos ke putaran final turnamen, dengan status juara grup, sementara Indonesia harus menunggu untuk bisa lolos.
Korsel lolos sebagai juara Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 yang menjalankan seluruh pertandingannya di Jakarta sejak pekan lalu. Sementara itu Indonesia berada di posisi kedua dengan torehan poin enam dari dua kali menang dan sekali kalah.
|
Pilihan Redaksi
|
Gawang Indonesia kemasukan empat gol dan berhasil mencetak tujuh gol. Hal itu membuat skuat asuhan Aji Santoso itu memiliki keunggulan tiga gol.
Dalam peraturan Piala Asia U-23, hanya 16 tim yang akan tampil di putaran final Piala Asia U-23 di Qatar pada Januari tahun depan. Para juara dari 10 grup akan otomatis lolos. Sementara lima tiket tersisa-Qatar lolos karena tuan rumah-diperuntukkan bagi lima runner-up grup yang terbaik.
Dalam regulasi AFC, tempat tersisa itu diperebutkan berdasarkan poin yang dimiliki. Jika poin sama, selisih gol lah yang menentukan. Terakhir adalah ukuran performa dan hukuman. Jika semua itu tak terpenuhi, ditentukanlah lewat sistem undi.
Akibat kekalahan 0-4 dari Korsel, Indonesia harus menunggu hasil dari sembilan grup lain untuk mengetahui lima runner-up terbaik.
Pada laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa 31 Maret 2015, Korsel tampil dominan sejak awal babak pertama. Unggul secara fisik, Pasukan Taeguk beberapa kali melepaskan serangan-serangan berbahaya ke pertahanan Indonesia.
Bahkan, mereka sempat membuat bola bersarang di gawang Indonesia yang dikawal Muhammad Natshir, pada menit ke-12. Namun, gol tersebut tak dianggap sah oleh wasit, karena sebelumnya terjadi pelanggaran kepada Manahati Lestusen di kotak penalti.
Selanjutnya, Indonesia masih tertekan. Serangan-serangan balik mereka pun kerap menemui jalan buntu. Kendati demikian, serangan-serangan Korsel juga kerap gagal menghasilkan gol. Dan, hingga wasit mengakhiri babak pertama, kedudukan 0-0 tetap bertahan.
Memasuki paruh kedua, dominasi Korsel semakin menjadi-jadi. Pada menit 51, Jung Seunghyun membuka keunggulan Pasukan Taeguk. Berawal dari buruknya koordinasi di lini belakang, Seunghyun mendapat bola liar dan tinggal mencocornya. 1-0 untuk Korsel.
Menit 71, Indonesia kebobolan. Berawal dari permainan satu-dua indah, Lee Chandong melepaskan tembakan ke pojok gawang Natshir, yang membuat bola bersarang untuk kedua kalinya. Kedudukan pun berubah, 2-0 untuk Pasukan Taeguk.
Kim Seungjun kemudian mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari serangan di sisi kanan, bola dikirim ke depan gawang. Seungjun pun menuntaskannya dan mengubah skor menjadi 3-0. Adapun Lee Changmin menutup pesta gol Korsel lewat sepakan jarak jauh. Korsel akhirnya dinyatakan menang 4-0.
Susunan pemain
Indonesia: Muhammad Natshir, Abduh Lestaluhu (Andik Rendika 56′), Manahati Lestusen (c), Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Paulo Sitanggang, Adam Alis Setyano (Evan Dimas 70′), Zulfiandi, Ahmad Nufiandani, Muchlis Hadi Ning (Antoni Putra 60′), Ilham Udin Armaiyn
Korea Selatan: Lee Changgeun, Sim Sangmin, Yeon Jeimin (c), Woo Jusung, Jung Seunghyun, Lee Changmin, Lee Yeongjae, Lee Chandong, Kim Hyun (Lee Hando 66′), Ahn Hyunbeom, Jang Hyunsoo
(feb)

