Tendangan Penalti ‘Super Mario’ Antar Liverpool Bekuk Besiktas

Penyerang Liverpool, Mario Balotelli, beradu argumen dengan Daniel Sturridge dan Jordan Henderson, sebelum mengeksekusi tendangan penalti pada leg pertama babak 32 besar melawan Besiktas, Kamis atau Jumat (20/2/2015) dini hari WIB.
BeritaPrima, Liverpool - Bermain di kandang sendiri, Liverpool berhasil meraih hasil positif saat menjamu Besiktas. Gol semata wayang Mario Balotelli memenangkan The Reds atas perlawanan tim asal Turki tersebut dengan skor tipis 1-0, dalam leg pertama babak 32 besar Liga Eropa, Jumat (20/2) dini hari tadi WIB.
Tanpa diperkuat sang kapten, Steven Gerrard, di sepanjang jalannya laga, Liverpool mampu mendominasi permainan berbekal dukungan suporter luar biasa di Anfield. Namun tim asal Turki yang kini dilatih mantan pelatih Kroasia pada Piala Dunia 2006, Slaven Bilić, itu tidak lantas diam saja. mereka mampu melancarkan serangan balik mengerikan.
Bermain sebagai ujung tombak, Daniel Sturridge, tercatat setidaknya memiliki tiga hingga empat peluang yang seharusnya berakhir menjadi gol, namun sayang gagal dimaksimalkan.
Sementara Besiktas yang dimotori mantan striker Chelsea, Demba Ba, dua kali medapat kans emas, walau Simon Mignolet sanggup menggagalkannya.
Menjelang pertandingan berakhir, momen krusial tiba di menit ke-85. Ramon Motta secara ceroboh menjatuhkan Jordon Ibe yang meliuk di kotak penalti Besiktas. Penalti pun diberikan wasit untuk Liverpool.
Sang pemain pengganti, Mario Balotelli, yang ditunjuk sebagai algojo lantas sukses melaksanakan tugasnya dengan baik. Liverpool pun unggul 1-0 hingga laga berakhir.
Balotelli membuat kisah menarik sebelum mengeksekusi tendangan penalti. Awalnya, Jordan Henderson terlihat ingin mengeksekusi penalti dengan memegang bola terlebih dulu. Namun, Balotelli secara mengejutkan merebut bola dari tangan Henderson.
Balotelli kemudian terlibat argumen dengan Henderson. Meskipun Henderson terlihat tidak suka, Balotelli tetap bersikeras mengeksekusi penalti.
Balotelli berhasil membuktikan dirinya layak sebagai ekskutor setelah bola bersarang ke sisi kiri gawang Besiktas yang membuat kiper Cenk Gonen terkecoh.
Setelah melakoni tugasnya dengan baik, Balotelli menerima sentuhan dari Henderson. Balotelli meresponnya dengan memeluk Henderson meski wajah Henderson terlihat tidak begitu bahagia.
Balotelli layak percaya diri karena ia memang jagonya melakukan tendangan penalti. Ia tercatat sudah mencetak 27 gol dari 29 penalti bagi klub dan negarnya.
(Dimas Wahyu)

