Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 6 Agustus 2016
ikan-mati

Akibat Tercemar, Ribuan Ikan Di Sungai Bedog Bantul Mati Mendadak

BeritaPrima.com, Bantul – Ribuan ikan dari berbagai jenis ditemukan mati di aliran Sungai Bedog Kabupaten Bantul Yogyakarta, Minggu 29 Mei 2016. Diduga aliran sungai ini telah tercemar limbah dari sebuah pabrik gula dan spritus di hulu sungai.

Pengakuan warga Dusun Kukuh Desa Guwasari Bantul mengaku temuan ikan mati dalam jumlah banyak itu terjadi pada Minggu dinihari sekira pukul 01.30 WIB.

Banyaknya ikan yang mati tersebut, dimanfaatkan warga setempat. Berbekal kantong plastik, warga pun beramai-ramai menangkap ikan.

“Kebetulan sedang nobar (nonton bareng) final Liga Champion di depan Gor desa. Dapat kabar kalau ikan pada mati, jadi kami langsung ke kali untuk menangkap,” ujar Mustangin, warga Desa Guwasari yang mengaku mendapat ikan lima kilogram hanya dengan tangan kosong.

Meski tidak mengetahui secara pasti penyebabnya, namun warga menduga jika matinya ikan secara massal ini disebabkan oleh limbah pabrik gula dan spritus yang terletak di Kecamatan Kasihan.

Dugaan ini timbul karena terjadi pada dini hari sehingga kecil kemungkinan akibat sengaja diracun. Di sisi lain, pabrik tersebut memang selalu melakukan pembuangan limbah pada malam hari.

Menurutnya, hampir setiap tahun saat pabrik tersebut memasuki musim giling tebu, warga sekitar Kali Bedog selalu bisa menemukan ikan mati dalam jumlah besar. Bahkan pada tahun 2013 lalu, warga yang rumahnya dekat Kali Bedog harus menahan mencium bau amis bangkai ikan yang sangat banyak jumlahnya di sungai.

“Awal bulan ini, ada kolam ikan di Dusun Karangber, Guwasari yang sumber airnya berasal dari Kali Bedog, ikannya pada mati juga,” ujarnya.

Kasubid Pengendalian Pencemaran Air dan Tanah, Badan Lingkungan Hidup (BLH)Yogyakarta Reni Anggraini belum bisa memastikan penyebab kematian ikan-ikan tersebut.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *