BeritaPrima.com, Mojokerto - Hingga akhir 31 Juni lalu, pengeluaran belanja Pemkot Mojokerto baru tercatat 36,16 persen dari APBD 2016 senilai Rp1.007.722.667.300. Rendahnya serapan anggaran Pemkot Mojokerto pada triwulan kedua tersebut, DPRD.meminta agar pemkot segera membenahi kinerja pada triwulan berikutnya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Edwin Endra Praja mengaku kaget dengan serapan pertengahan tahun masih dibawah target 55 persen tersebut. “Secara umum juga jauh di bawah target, ini memang parah. Beberapa SKPD, seperti serapan Dinas PU baru 13 persen anggaran yang bisa diserap,” ungkapnya, Jumat (22/7/2016).
Masih kata politisi dari Gerindra ini, ia mengaku prihatin dengan menurunnya etos kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkot Mojokerto tersebut. Pihaknya mengaku mencium gelagat turunnya ritme kerja di beberapa SKPD di pemkot sehingga pihaknya akan mencoba bertanya pada beberapa SKPD untuk menemukan kendala yang dihadapi sehingga meleset dari target.
“Kami prihatin karena kejadian ini mengulang kasus yang sama di tahun 2015 lalu dan faktanya kami belum menemukan objek pembangunan satupun kecuali di Rejoto. Kami juga meminta pemkot agar bisa memperbaiki kinerja pada triwulan berikutnya,” tegasnya. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta