BeritaPrima.com, Palangka Raya - Seorang Dosen Universitas Palangka Raya berinisial TS digerebek ketika sedang ngeseks dengan selingkuhnya berinisial Ma. Tidak tanggung-tanggung, penggerebekan di kediaman saudara Ma, Jalan Rajawali VI, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu dilakukan langsung oleh istri dan anak dosen tersebut.
|
Berita Terkait
|
Usai penggerebekan, antarkedua belah pihak sempat bersitegang. Pihak keluarga lalu melapor ke Satpol PP Kota Palangka Raya. Atas dasar laporan tersebut, anggota datang dan mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan sesuai permintaan pihak keluarga dosen.
Proses mediasi berlangsung tertutup di kediaman tersebut dan tidak berjalan mulus. Sebab, Ma enggan menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi atau tidak mengganggu suami orang lain.
Bahkan, saat proses mediasi berlangsung, ia berjalan menuju kamar mandi dan tak lama kemudian menenggak Wipol (pembersih lantai). Sesaat kemudian terdengar suara seperti muntah-muntah.
Petugas dan mereka yang ada di dalam mencoba meredam. Namun, Ma tidak begitu saja berhenti. Kali ini ia justru mengambil sebuah silet yang tujuannya hendak menyiletkan ke tangan sendiri.
Spontan, anggota Satpol PP dan warga menghentikan aksi itu. Beberapa menit kemudian, anggota Satpol PP keluarga dengan membawa dua lembar surat pernyataan.
Pernyataan untuk tidak melakukan tindakan serupa dengan resiko siap diproses jalur hukum apabila mengulangi telah ditandatangani TS dan Ma di atas materai.
“Mereka sudah membuat surat pernyataan. Kalau mengulangi lagi, mereka bersedia dituntut secara hukum,” kata Kepala Seksi Pengawasan Satpol PP Kota Palangka Raya, Reanson Gantar di lokasi penggerebekan,Senin (8/8/2016).
Reanson mengamini kalau Ma sempat menenggak minuman pembersih lantai. “Sempat minum pembersih lantai. Kayanya sempat stres,” ungkapnya.
Dengan perilaku itu, Reanson menduga jika Ma hendak berniat bunuh diri. Apalagi ditambah dengan rencananya akan menyilet tangan sendiri. “Kayaknya iya mau bunuh diri. Tapi sempat kita pegang (siletnya),” ujarnya. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta