2. Metode kontrasepsi hormonal
Anda yang baru beralih ke pil KB, mungkin akan merasakan kekeringan pada vagina. Tapi, ini tidak terjadi pada semua orang, hanya pada beberapa wanita.
“Kandungan hormon di dalam pil KB meniru paruh kedua siklus menstruasi, di mana saat itu hormon progesteron menjadi dominan dan estrogen menjadi rendah. Seperti telah disebutkan, kadar hormon estrogen yang rendah akan menyebabkan kekeringan pada area intu,,” kata Rowen lagi.
Anda bisa menggunakan alternatif metode KB non-hormonal untuk menghindari risiko ini, seperti misalnya IUD tembaga atau pil progestin.
3. Sedang menyusui
Kelenjar pituitari bertugas untuk merilis prolaktin, hormon yang memberitahu tubuh Anda agar menghasilkan ASI.
“Tingginya kadar prolaktin akan menekan ovarium agar tidak memroduksi estrogen,” jelas Rowen. Tingginya prolaktin, selain menyebabkan kadar estrogen turun, juga akan membuat kadar progesteron meningkat.
4. Kondisi kesehatan tertentu
Beberapa kondisi kesehatan, seperti sindrom autoimun Sjögren, dapat menyebabkan selaput lendir di vagina mengering. Pada sindrom ini, bukan saja vagina yang akan menjadi kekurangan cairan, tapi juga jaringan selaput lendir yang lain seperti mata dan mulut.
BeritaPrima.com Bicara Fakta