BeritaPrima.com - Nama Efri Jhonly mungkin belum akrab di pendengaran publik. Namun bagi kalangan pebisnis, alumnus Sospol Universitas Jayabaya ini kiranya tak asing lagi. Maklum, pria berdarah Sumatera Barat ini sudah terbilang sukses di berbagai bidang bisnis yang pernah digelutinya, mulai dari bidang property, showroom mobil, garmen, dan lainnya.
Jhonly mulai merintis usaha pada tahun 1992 setelah menikah. Usaha pertama yang digeluti saat itu adalah laundry pakaian. Sayangnya bisnisnya yang sudah mulai berkembang itu harus merugi dan bahkan bangkrut ketika krisi moneter menimpa Indonesia pada tahun 1998. Tak hanya itu, tragedi 1998 juga membuat Jhonly kehilangan 6 unit kios di Pasar Tanah Abang Blok F, Jakarta Pusat.
Pengalaman pahit ini menjadi pelajaran berharga bagi perjalanan Jhonly kemudian. Seiring dengan perjalanan waktu, Jhonly bahkan mendapat kepercayaan dari sejumlah pengusaha besar. Kini Jhonly dipercaya menjabat Wakil Direktur Utama sebuah perusahaan klasifikasi A+ milik orang Malaysia yang bergerak di bidang gypsum, semen putih, baja ringan, properti dan sebagainya.
“Saya dipercaya sebagai wakil direktur utama dan saya memegang proyek-proyek perusahaan tersebut diantaranya mendirikan kawasan pergudangan industri di Bekasi dengan luas 350 ha. Insya Allh akan segera kami buka sehingga memberikan kemudahan bagi pengusaha-pengusaha yang menyewa maupun membeli gudang,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Jhonly, ia sendiri juga akan membuka unit-unit perumahan strata cluster di dekat kawasan Ancol dan apartemen dengan ketinggian 20 lantai dengan luas lahan 6000 meter. “Doakan juga Insya Allah akan kami mulai tahun 2017 nanti. Properti ini dibawah perusahaan saya sendiri Jholy Propertindo,” jelas Wakil Ketua Umum (PERBALI) Persatuan Balai Lelang Indonesia ini.
Sukses yang diraih Jhonly tak lepas dari kepemimpinannya dalam menjalankan perusahaan. Dalam memimpin anak buah dan karyawan, pria kebapakan ini lebih mengedepankan pembinaan. Misalnya soal sholat bagi karyawan yang muslim, Jhonly mengimbau agar senantiasa menjalankannya tepat waktu.

Menurutnya, hal ini tidak hanya untuk menjalankan ajaran Islam secara benar, tetapi juga mendidik karyawan untuk disiplin dan bertanggung jawab. Bagi Jhonly, dalam bekerja atau berusaha tidak bisa dilepaskan dengan keimanan dan ibadah. “Allah mengajarkan kita untuk disiplin, bekerja keras dan bertanggung jawab. Dan jangan lupa berdoa. Selebihnya soal hasil kita pasrahkan kepada Allah SWT,” tutur pria humoris ini.
Dengan menjalankan perintah Allah dengan baik dan benar, kata Jhonly, setidaknya telah menjalankan kewajiban sebagai hamba kepada Tuhannya. “Jadi, kalau kita mau sukses harus dekat dengan Tuhan. Jangan sampai rugi di dunia dan di akherat juga merugi,” pungkas pemilik S3 di Tama Jagakarsa ini. (son)
BeritaPrima.com Bicara Fakta