Jonan Ogah Ditagih Refund Tiket Maskapai Yang Dibekukan
BeritaPrima, Jakarta - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan tidak ingin ditagih terkait pengembalian tiket pesawat yang sudah dihentikan penerbangannya.
Menurut Jonan, semua penumpang harus menagih kepada maskapai terkait. “Beli tiketnya disiapa, ya ditagih ke maskapainya,” ujar Jonan di kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (9/1/2015).
Jonan mengaku tidak bahagia dengan keputusan untuk menutup penerbangan lima maskapai saat ini. Pasalnya hal tersebut mengganggu aktivitas masyarakat terutama yang sudah membeli tiket pesawat.
“Kami sendiri tidak senang menutup rute karena mengganggu masyarakat,” ungkap Jonan.
Jonan menambahkan bahwa jalan satu-satunya untuk membenahi perizinan penerbangan, dengan memberikan sanksi penutupan penerbangan.
Karena hal itu, Jonan dengan tegas harus menutup beberapa penerbangan demi membenahi sistem izin penerbangan yang saat ini sudah carut marut.
“Tapi peraturan gitu tidak bisa dibiarkan, kalau dbiarkan makin berantakan makin liar,” kata Jonan.
Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, ada lima maskapai penerbangan yang ditutup beberapa izinnya. Berikut lima maskapai yang dibekukan penerbangannya beserta pelanggarannya:
1. Garuda ada 4 pelanggaran
2. Lion air ada 35 pelanggaran
3. Wingsair 18 pelanggaran
4. Transnusa 1 pelanggaran
5. Susi air 3 pelanggaran
(feb)

