Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 27 Agustus 2016
stress

Jangan Sampai Stres Jangka Panjang, Ini Risikonya Pada Otak

BeritaPrima.com - Otak mungkin menjadi organ yang paling terpengaruh secara langsung akibat stres terus menerus yang kita hadapi. Berikut apa saja pengaruh stres pada otak dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Kemampuan belajar turun
Saraf sel punca di hipocampus, bagian otak yang penting untuk belajar dan daya ingat, dibentuk oleh neuron. Tetapi di bawah stres kronik, sel punca ini menjadi dilapisi dengan mielin. Kelebihan mielin ini berakibat terganggungnya komunikasi dan sambungan antar neuron. Hal tersebut tentu mengganggu fungsi kerja otak.

Kondisi itu terutama ditemui pada orang yang mengalami gangguan kecemasan, depresi, dan gangguan stres pasca trauma.

2. Risiko stroke
Kadar stres yang tinggi bisa meningkatkan risiko stroke. “Selain faktor risiko tradisional, seperti kadar Kolesterol, tekanan darah, dan merokok, stres juga berkontribusi pada kejadian stroke,” kata Susan Everson-Rose, peneliti.

3. Depresi
Stres kronik dapat mencegah munculnya sel saraf baru di hipocampus. Kondisi ini akan mengurangi kemampuan seseorang untuk bangkit dari episode stres berikutnya dan menyebabkan gejala mirip depresi muncul.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *