Dapat Bibit Penjahat, Pasangan Lesbian Ini Gugat Bank Sperma

Pasangan lesbian di Kanada, Angela Collins dan Margaret Elizabeth Hanson, menggugat bank sperma di Atlanta, Amerika Serikat (AS).
BeritaPrima, Ontario - Pasangan lesbian di Kanada, Angela Collins dan Margaret Elizabeth Hanson, menggugat bank sperma di Atlanta, Amerika Serikat (AS). Pasalnya, mereka menerima sperma dari donor yang keliru, yakni berasal dari penjahat yang terlibat kasus kriminal.
Seperti dilansir News.com.au, Selasa (21/4/2015), pasangan penyuka sejenis itu mengatakan, mereka memilih donor sperma bernomor 9623 untuk menjadi ayah biologis dari anak mereka.
Awalnya, pihak bank sperma mempromosikan bahwa donor yang ditawarkan kepada pasangan lesbian itu, berasal dari seorang ilmuwan dengan IQ 160 yang sedang mengejar gelar Master Degree.
Tujuh tahun kemudian, pada Juni 2014, Collins melahirkan seorang putra dari sperma donor tersebut. Collins kaget setelah mendapat informasi bahwa putra yang dia lahirkan, berasal dari sperma milik pendonor yang keliru, atau tidak seperti yang dipromosikan bank sperma.
Mengetahui hal tersebut, pasangan Collins dan Hanson langsung melayangkan gugatan kepada bank sperma tersebut.
Dalam daftar gugatan di sebuah pengadilan di Atlanta pada 31 Maret 2015, diketahui bahwa sperma itu berasal dari pendonor yang menderita skizofrenia, putus kuliah, dan telah ditangkap karena perampokan.
“Bank sperma Atlanta semula meyakinkan kami bahwa sperma itu berasal dari pendonor yang cerdas, dan memiliki sejarah kesehatan mengesankan,” demikian gugatan pasangan lesbian itu. (aud)

