Indonesia Batalkan Bebas Visa untuk Australia

Turis Australia di Bali. (Foto: BeritaPrima/dok)
BeritaPrima - Bebas visa terus dilakukan Indonesia. Dari empat negara, ternyata Australia dinyatakan gagal. Untuk penggantinya, Menteri Pariwisata Arief Yahya tak ingin buru-buru.
“Bebas visa itu ibaratnya bukan sebatas naksir saja, tetapi harus ada perkawinannya,” jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jakarta, baru-baru ini.
Arief juga mengatakan bila terlalu mudah untuk mengambil keputusan sebagai pengganti Australia maka akan sulit untuk melepaskannya.
“Semua itu harus dipikirkan secara matang, tentunya ada imbas positif buat negara Indonesia, sehingga pariwisata Indonesia akan terus diminati,” tambahnya lagi.
Perlu diketahui, bebas visa yang akan dilakukan oleh Indonesia memang terdapat lima negara, yakni Jepang, China, Korea, Rusia, serta Australia.
Tapi dari kelimanya, hanyalah Australia yang tak berhasil. Ia menampik hal ini berkaitan dengan polemik soal eksekusi mati yang kini menggangu hubungan kedua negara. Menurutnya, penyebab penundaan bebas visa untuk Australia dikarenakan sistem yang diberlakukan Australia berbeda dengan Indonesia.
Mantan Dirut Telkom ini pun berharap setelah Jepang yang sudah berminat untuk bebas visa, maka diharapkan Negeri Tirai Bambu bisa mengikuti jejak Jepang.
“Kami berharap untuk China bisa selesai di tahun 2015 untuk persoalan bebas visa,” tutupnya. (aud)

