Ini Yang Bikin Wanita Lebih Sering Kedinginan Di Kantor

wanita-dingin1

ilustrasi wanita kedinginan.

BeritaPrima - Bagaimana suhu udara di kantor meresap dengan tingkat yang berbeda antara perempuan dan laki-laki? Sebuah penelitian terbaru menemukan alasan, mengapa wanita lebih merasa kedinginan di kantor.

Sebagian besar kantor modern menggunakan sistem kontrol suhu ruangan berdasarkan tingkat metabolisme seorang pria 40-tahun, rata-rata yang beratnya 155 pound (sekitar 70 kg). Standar ini, pertama kali diadopsi pada 1960-an dimana para pekerja memiliki ciri khas seperti itu.

“Kami menemukan bahwa standar global - setidaknya untuk tingkat metabolisme - didasarkan pada laki-laki rata-rata,” kata peneliti Boris Kingma kepada CNNMoney.

Kingma dan Wouter van Marken Lichtenbelt, yang keduanya berasal dari Universitas Maastricht Medical Center di Belanda, menerbitkan penelitian mereka pada Senin (3/8/2015) di jurnal Nature Climate Change.

Keduanya percaya, bahwa standar suhu harus diatur sesuai dengan “komposisi tubuh” dari orang-orang di gedung atau kantor tertentu. Hal ini memungkinkan terciptanya lingkungan yang ideal untuk sebagian besar orang.

Masalah ini tidak benar-benar hanya tentang gender semata tetapi setiap “subpopulasi,” seperti orangtua atau anak-anak, dengan tingkat metabolisme yang berbeda dari orang tahun 1960-an yang digunakan sebagai standar.

Tentu saja, karena perempuan membentuk 47% dari tenaga kerja AS, mereka adalah orang-orang yang paling mungkin untuk terlihat di sekitar kantor dalam kondisi terbungkus selendang dan selimut.

“Perempuan umumnya lebih kecil daripada laki-laki dan memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi. Jadi, tingkat metabolisme mereka 20% sampai 35% lebih rendah,” kata Kingma, seorang ahli biofisika.

Dalam sebuah studi kontrol terhadap 16 perempuan, para peneliti menemukan bahwa suhu yang ideal untuk perempuan hampir 5 derajat Fahrenheit (15 derajat Celsius) lebih hangat daripada suhu untuk laki-laki. (aud)

(Visited 30 times, 1 visits today)
Kategori: Female

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*