Penelitian: Risiko Kematian Perokok Tiga Kali Lebih Besar

rokok2.co

Illustrasi perokok. (Foto: BeritaPrima/dok)

BeritaPrima - Bukan rahasia lagi bahwa kebiasaan merokok dapat membunuh perokok secara perlahan. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa bahkan potensi mematikan lebih dari yang diperkirakan sebelumnya.

Sebuah penelitian di Australia dalam skala besar menemukan bahwa 67 persen perokok meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok. Penemuan ini meningkat dari penelitian sebelumnya yang mendapatkan hasil sebesar 50 persen.

“Bahkan dengan angka merokok yang sangat rendah seperti di Australia, kami menemukan bahwa perokok memiliki sekitar tiga kali lipat risiko kematian dini daripada mereka yang tidak pernah merokok. Kami juga menemukan perokok akan meninggal sekira 10 tahun lebih awal,” kata pemimpin penulis dan peneliti di Australian National University, Emily Banks.

Seperti dilansir dari Torontosun, Kamis (26/2/2015), penelitian yang dipublikasikan dalam BMC Medicine ini mengamati 200 ribu orang dari Sax Institute’s 45 dan Up Study, studi longitudinal terbesar mengenai penuaan sehat di belahan Bumi Selatan.

Meskipun tingkat merokok telah menurun terus dalam beberapa dekade terakhir, Banks mengatakan temuan ini adalah suatu peringatan penting bahwa perang melawan tembakau belum berhasil, dan lagi tanda bahwa upaya pengendalian tembakau harus berlanjut.

(ren)

(Visited 23 times, 1 visits today)
Kategori: Kesehatan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*