Studi: Pria Doyan Selfie Cenderung Narsis dan Psikopati
BeritaPrima - Pria yang menunjukkan foto-foto selfie di media sosial ada kecenderungan memiliki sifat narsistik dan psikopati lebih besar, daripada mereka yang tidak mengunggah foto diri sendiri secara online, menurut sebuah penelitian.
Mereka yang menggunakan langkah lebih, dengan mengedit foto selfie sebelum di-posting, mungkin fotonya dipotong atau menggunakan filter yang ada pada software edit foto, berarti mereka memprioritaskan penampilan.
“Banyak orang tidak paham kenapa pria melakukan hal itu, tapi itulah yang terjadi,” ungkap peneliti Jesse Fox, asisten profesor komunikasi di Ohio State University, tentang studinya, yang dirilis pada 7 Januari di jurnal Personality and Individual Differences.
Sebuah survei yang dilakukan Samsung pada 2013 mendukungnya. Ternyata pria lebih banyak melakukan selfie daripada wanita.
Studi yang dilakukan Fox mengikutsertakan 800 pria berumur 18 sampai 40, yang mengisi survei online tentang kebiasaan mereka mengunggah foto di media sosial, bersama dengan kuisioner untuk mengukur tingkah laku antisosial dan objektifikasi diri sendiri.
Psikopati merupakan sifat antisosial yang mencakup kurangnya empati dan sikap menghargai orang lain, dan kecenderungan perilaku impulsif.
Jadi harusnya Anda berhenti berhubungan dengan pria yang terobsesi dengan dirinya sendiri?
Jangan. Hasil penelitian ini mengatakan bahwa mereka yang banyak mem-posting foto selfie memiliki kecenderungan, bukan berarti narsistik dan psikopatik tadi, kata Fox. Pria dalam studi itu menunjukkan perilaku yang relatif normal, hanya saja memiliki level antisosial di atas rata-rata.
Lalu bagaimana mengetahui seseorang punya kecenderunan psikopati?
“Karakteristik psikopati adalah impulsif. Mereka akan menjepret foto, lalu langsung mengunggahnya. Mereka mau melihat diri mereka. Mereka tidak mau menghabiskan waktu untuk mengedit,” tambah Fox.
Mereka yang suka mengedit foto memiliki kecenderungan memiliki level objektifikasi diri sendiri yang lebih tinggi, namun jarang ada penelitian tentang hal ini terhadap pria heteroseksual.
“Kita semua tahu, bahwa objektifikasi diri sendiri bisa mengarah pada hal mengerikan, seperti depresi atau gangguan pola makan (eating disorder) pada wanita,” ungkap Fox.
Jika pria kekasih Anda, (atau mungkin Anda sendiri jika Anda pria) mengunggah banyak foto diri sendiri tanpa mengeditnya, itu bisa jadi tanda bahwa Anda memiliki kecenderungan psikopati. Jika pria itu terobesesi dengan mengedit foto, pastikan bahwa ia bisa lebih mencintai Anda melebihi sudut rahangnya di foto. (feb)

