Tips Mengatasi Stretch Mark Setelah Kehamilan
BeritaPrima - Selulit atau stretch mark di perut muncul saat wanita hamil. Sebagian wanita pun mengaku tak pede miliki selulit. Anda pun bisa mengatasi masalah hal ini, sebelum terbentuknya selulit.
Dr Grace NS Wardhana, SpKK, menjelaskan bahwa stretch mark saat kehamilan atau striae gravidarum umum muncul pada trisemester ketiga kehamilan, terutama pada bulan kedelapan sampai kesembilan kehamilan. Masalah kulit ini menurut penelitian didapat oleh 70 hingga 90 persen wanita hamil.
“Sewaktu perut hamil semakin membesar, kolagen di bagian dermis kulit terus melebar, meregang, hingga robek. Robekan akan memunculkan garis-garis merah muda atau keunguan. Pasca persalinan stretch mark dapat menipis dan berubah warna menjadi keperakan atau putih, namun tidak hilang total,” jelasnya dalam acara “Happy Skin, Healthy Pregnancy” bersama Bio-Oil, di Brawijaya Women and Children Hospital, Kebayoran, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2015).
Stretch mark yang terlanjur keluar dan telah berbekas tidak akan sembuh total. Oleh karena itu, Dr Grace mengingatkan para wanita yang sedang merencanakan kehamilan atau baru mengandung untuk mengambil langkah dini untuk mencegah munculnya stretch mark.
Makanan sehat untuk membuat kolagen kuat dan elastis
Dr Grace menyarankan untuk mengonsumsi makanan kaya nutrisi yang baik untuk kesehatan kulit dan memperkuat kerangka protein pada jaringan elastin dan kolagen kulit. Makanan tersebut seperti ikan dan kacang-kacangan yang mengandung zink, sayur atau buah yang kaya vitamin A, C, dan D, serta makanan kaya protein seperti telur.
Makanan tidak sehat seperti makanan kaya lemak dan minuman mengandung kafein, seperti kopi dan teh, dikatakan Dr Graze, tidak disarankan untuk terlalu banyak dikonsumsi. Selain itu, perbanyak air putih untuk membantu menutrisi kulit.
Perawatan luar untuk meningkatkan elastisitas kulit
Penggunaan krim, losion, minyak, atau pelembab yang dapat meningkatkan elastisitas kulit, disarankan oleh Dr Grace, untuk dipakaikan di bagian kulit. Tidak hanya bagian perut, daerah bokong, paha, lengan, payudara, dan pinggul juga dianjurkan untuk diberi perawatan untuk mencegah kemunculan stretch mark.
Adapun bahan-bahan yang disarankan seperti vaselin, minyak esensial (minyak zaitun, minyak calendula, minyak rosemary, dan sebagainya), cocoa butter, cconut butter, she butter, lidah buaya, vitamin E, hyaluronic acid, glycolic acid, Indian herbal. Namun hindari bahan yang mengandung Retinoic acid atau Retin A, karena bisa menjadi racun bagi janin.
Waktu pencegahan
“Bila ibu ingin merencanakan kehamilan, 3-6 bulan sebelum hamil sebaiknya persiapkan diri agar kulit menjadi lebih elastis. Bila baru tahu hamil, segera lakukan pencegahan, karena kalau kehamilan sudah terlalu besar dan stretch mark sudah muncul pencegahan tidak akan ada gunanya,” jelasnya.
Dalam menggunakan bahan untuk mencegah stretch mark, Dr Grace, mengingatkan agar tidak melakukan perawatan yang ala kadarnya. Krim, minyak, atau apapun bahan untuk menjaga elastisitas kulit bisa dikenakan 1-3 kali sehari saat trisemester pertama dan kedua, lalu lebih sering saat memasuki trisemester ketiga. (feb)

