Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Rabu , 10 Agustus 2016
khofifah3

Menteri Khofifah Sebut Lokasi Prostitusi Terbanyak Ada di Jawa Barat

BeritaPrima.com, Samarinda - Lokalisasi terbanyak di Indonesia saat ini adalah Jawa Barat. Data Kementerian Sosial mencatat ada 11 lokalisasi dengan total penghuni 21 ribu orang di kawasan itu.

“Sebelumnya lokalisasi terbanyak dan terbesar itu di Doli, Surabaya, yang sudah ditutup,” ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa usai menutup lokasi prostitusi di kawasan Bayur, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Rabu (1/6/2016).

Didampingi Gubernur ‎Kalimantan Timur, ‎Awang Faroek Ishak, Mensos mengatakan bahwa lokalisasi tersebut ditutup secara permanen, bukan hanya karena menjelang bulan suci Ramadhan.

“Di Kalimantan Timur lokalisasinya banyak, tapi tidak dengan penghuninya,” ujar Khofifah.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Siti Rumalia mengatakan saat ini Kaltim didapuk sebagai provinsi kedua terbanyak jumlah lokasi prostitusinya.

Siti menjelaskan ada 22 lokalisasi prostitusi di Kaltim dengan total pekerja seks komersial (PSK) mencapai 1.515 orang yang tersebar di banyak daerah itu.

Untuk di Samarinda sendiri terdapat tiga lokalisasi dengan jumlah 500 PSK. Sementara itu, di Balikpapan ada satu lokalisasi dengan jumlah 216 PSK. Adapun wilayah terbanyak ada di Kutai Kertanegara dengan jumlah lokalisasi mencapai 12 dan total PSK di sana mencapai 469 orang.

“Nantinya semua PSK itu akan kami bina dan diberikan tempat yang lebih layak,” ujar Siti.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mempertanyakan data yang dikeluarkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

“Tanya kembali ke Mensos, datanya mana? Lokasinya dimana? Kita mau terima,” ujar Deddy di Gedung Sate Bandung, Jumat (3/6/2016).

Selama tiga tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur, Deddy mengaku tidak tahu menahu tentang lokalisasi yang banyak itu. Kemungkinan, kata dia, Mensos mendapatkannya dari jaringan yang ia milikinya. (ren)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *