Bidan Yang Tewas Gantung Diri Di Ruang Kerja Diduga Karena Patah Hati

Ilustrasi gantung diri.

Ilustrasi gantung diri.

BeritaPrima, Rengat - Juli Aisyah (27), seorang bidan di salah satu Puskesmas Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, meninggal dengan cara gantung diri di ruang praktik kebidanan rumahnya yang diduga akibat putus cinta.

“Kami cukup kesulitan untuk mengungkap motif kematian korban, karena, selain lilitan tali tambang yang ada di leher korban, tidak ada tanda-tanda lain yang menyebabkan korban meninggal,” ujar Kasubag Humas Polres Iptu Yarmen Djambak di Rengat, Senin (20/4/2015).

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan penyidik dan visum dokter, korban murni meninggal karena gantung diri. Kendati demikian, pihak Polres akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti dari peristiwa tersebut.

Aisyah seorang tenaga medis di Puskesmas Polak Pisang, Kecamatan Kelayang juga membuka praktik kebidanan di rumahnya yang berada di Desa Simpang Kota Medan, Kelayang. “Mendapat informasi bahwa ada korban gantung diri, pihak kepolisian segera menuju TKP, dan mencari tahu penyebab kejadian itu,” ujarnya.

Paman korban Ardin Harahap mengatakan, bahwa selama tiga tahun ini Bidan Aisyah menjalin hubungan asmara dengan Riyan, anak dari Warso, warga jalur VI Selanjut kecamatan Kelayang.

“Selama ini mereka terlihat dekat sehingga orangtua Bidan Aisyah bersama keluarga lainnya sepakat untuk menikahkan anaknya itu dengan Riyan, namun, dua kali Riyan dan kedua orangtuanya menolak permintaan keluarga Bidan Aisyah untuk dinikahkan,” ujarnya.

Kematian Aisyah berawal pada Kamis malam Jumat (16/4/2015) lalu, Aisyah yang merupakan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Puskesmas Polak Pisang kecamatan Kelayang itu mendapat giliran jaga malam.

Selanjutnya, pada Jumat pagi (17/4/2015), Aisyah pulang ke rumahnya di Jalur Selanjut, Simpang Kota Medan Kelayang. Aisyah saat berada di rumahnya nekat gantung diri di ruang praktek yang bersebelahan dengan kediamannya saat orangtuanya sedang bekerja menderes karet di kebun.

Aisyah diperkirakan putus asa karena Riyan tidak bertanggung jawab untuk menikahinya, dugaan ini yang menyebabkan korban tak bisa mengendalikan emosinya. “Hingga terjadi peristiwa itu, padahal Aisyah adalah anak yang baik dan penurut kepada orangtua, keponakan saya ditipu oleh Riyan,” ujarnya Ardin.

Disebutkan Ardin, mendengar Bidan Aisyah gantung diri, hari itu juga anehnya Riyan bersama ayahnya Warso dan ibunya kabur dari kampung tersebut, hingga saat ini kondisi rumah mereka masih kosong.
(ren)

(Visited 146 times, 1 visits today)
Kategori: Nusantara
Tags: #BunuhDiri

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*