Gerhana Matahari Bisa Ditonton Warga Semarang Bisa Selama 2 Jam
BeritaPrima.com, Semarang – Warga Semarang, Jawa Tengah, bakal mendapatkan suguhan fenomena langka yang berlangsung cukup lama. Meski bukan gerhana matahari total, warga bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian selama dua jam lebih.
|
Pilihan Redaksi
|
“Ini memang sangat langka dan bakal menjadi pemandangan yang sangat indah. Nanti mulai pukul 06.21-08.36 WIB, sekira dua jam dari kontak awal sampai kontak akhir,” kata pendiri Himpunan Astronom Amatir Semarang (HAAS), Dwi Lestari, di depan puluhan mahasiswa Jurusan Fisika Unnes, Minggu (6/3/2016).
Ia mengungkapkan, sebagian masyarakat masih belum mendapatkan informasi yang benar tentang fenomena gerhana matahari. Pengetahuan dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan sangat dibutuhkan warga.
“Misalnya jangan melihat gerhana matahari secara langsung atau dengan mata telanjang karena itu sangat berbahaya. Tergantung berapa lamanya memandang, bisa buta sejam, dua jam, seminggu, dua minggu, atau bahkan permanen,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, ada seorang mahasiswa yang menanyakan tentang kebiasaan warga menggunakan ember berisi air untuk menyaksikan gerhana matahari. Dwi menjelaskan, cara tersebut masih sangat berbahaya karena air akan memantulkan cahaya matahari secara langsung ke mata.
“Ini sama saja melihat matahari langsung. Cahaya akan langsung masuk ke retina padahal retina itu tidak ada sensor sakit. Jadi, ketika melihat ya enggak terasa sakit. Tapi, setelah itu kinerja mata berkurang dan bahkan bisa menjadi buta,” tuturnya. (feb)

