Inilah Sosok Di Balik Deklarasi Madura Menjadi Provinsi

Jimhur SarosBeritaPrima.com, Bangkalan - Wacana Madura menjadi provinsi tidak hanya ramai akhir-akhir ini, namun sebelumnya wacana Madura memisahkan diri dari Provinsi Jawa Timur (Jatim) sudah gencar disampaikan sejumlah tokoh masyarakat.

Tetapi, seakan bak jamur di musim hujan isu provinsi madura santer ketika sedang digulirkan. Namun, setelah itu isu tersebut mereda. Selanjutnya isu Provinsi Madura kembali santer. Tapi, wacana yang sangat strategis ini hanya dibahas dari seminar ke seminar.

Setelah seminar selesai, isu Provinsi Madura kembali memudar. Baru kali ini wacana Provinsi Madura hingga sampai pada deklarasi. Acara ini terselenggara berkat dukungan dari masyarakat dan kegigihan Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M).

Salah satu tokoh yang sangat berperan di P4M adalah Jimhur Saros selaku Sekjen P4M. Pria kelahiran 1964 ini sangat bersemangat untuk berusaha agar Provinsi Madura segera terbentuk.

“Ketika kita berbicara kemaslahatan bagi masyarakat, tidak ada orang yang patut berjasa. Tapi, kita saling melengkapi kekurangan yang ada demi menuju sebuah kesempurnaan,” terang Jimhur Saros.

Menurut Jimhur, dirinya memang sangat semangat untuk mewujudkan cita-cita masyarakat menjadikan Madura sebagai provinsi baru. Sehingga nantinya kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan.

“Orang bilang kita menggagas Provinsi Madura mulai dari seminar hingga deklarasi hanya untuk kepentingan pribadi, itu tidak benar. Dan tuduhan tersebut sangat keterlaluan, karena kami usaha ini untuk kepentingan bersama,” paparnya.

Ia menambahkan, ketika cita-cita Provinsi Madura sudah terwujud banyak hal yang bisa diperbuat. Terutama kebijakan pemerintah provinsi terhadap masyarakat Madura. Kemudian kebijakan tersebut betul dirasakan masyarakat kecil.

“Misal memberikan kebijakan yang memihak pada petani tembakau, garam dan jagung. Supaya petani kita ikut makmur dan sejahtera. Kami meminta pada sejumlah kalangan jangan memikirkan kurangnya, tetapi ayo berpandangan global demi kemajuan madura ke depan,” paparnya.

Jimhur Saros menyelesaikan pendidikan tinggi di dua tempat. Dia mengambil program S1 di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dan lulusan tahun 1994. Sebelumnya dia juga kuliah di IAIN Surabaya dan lulusan tahun 1990.

Massa sekolah menangah atas dihabiskannya di SMA Negeri 2 Bangkalan dan lulus pada 1983. Dia lulusan SMP Muhammadiyah Bangkalan pada 1980 dan SD Muhammadiyah Bangkalan pada 1976.

Sementara untuk organisasi, dia merupakan Ketua Pedagang Kaki Lima (PKL) Bangkalan, Ketua Cabang APSI Bangkalan, Ketua NPC Jawa Timur (Jatim), Ketua LSM Lempar, Ketua MPU Jokotole, Ketua Bentor, Ketua PWI Bangkalan, dan

Presiden Kacong Mania. (ren)

(Visited 49 times, 1 visits today)
Kategori: NewsMaker

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*